kabar

Israel bikin alat tes Covid-19 bisa keluarkan hasil dalam dua detik

Seseorang cukup berkumur-kumur dengan sepuluh mililiter cairan khusus pembersih mulut, kemudian meludah dalam sebuah tabung. Sampel air liur ini kemudian dianalisa dengan SpectraLIT dan hasilnya keluar dalam dua detik.

25 Agustus 2020 13:38

Rumah sakit terbaik di Israel, Sheba Medical Center, bekerjasama dengan Newsight Imaging Ltd., perusahaan bergerak di sektor kecerdasan buatan, berhasil mengembangkan alat tes Covid-19 mampu mengeluarkan hasil dalam dua detik.

"Alat uji Covid-19 ini sedang diuji coba dan memiliki tingkat akurasi 95 persen," kata Direktur Divisi Internasional Sheba Medical Center Yoel Hareven, saat dihubungi Albalad.co melalui telepon WhatsApp hari ini. "Alat itu bisa mengeluarkan hasil apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak cuma dalam dua detik."

Dia menambahkan alat diberi nama SpectraLIT itu akan diproduksi secara massal paling lambat akhir tahun ini.

Sila baca: We will provide Indonesia with the best Israel's technologies to contain Covid-19

Menurut Profesor Eli Schwartz, ketua tim uji coba sekaligus kepala Center for Geographic Medicine, alat tes Covid-19 ini sangat cocok dipakai untuk pemindaian massal, seperti di bandar udara, panti jompo, dan bahkan di rumah. "Sistem ini sangat cepat, murah, dan dapat diandalkan," ujarnya dalam siaran pers diterima Albalad.co.

Dia mengatakan SpectraLIT memang dibikin buat mengganti tes PCR, terutama di tenpat-tempat membutuhkan uji Covid-19 secara massal. Schwartz menekankan SpectraLIT memberikan hasil positif atau negatif Covid-19 dengan tingkat akurasi tinggi melebihi PCR, rata-rata akurasinya sekitar 18 persen dan paling cepat hasilnya baru diketahui 15 menit kemudian.

Berbeda dengan uji PCR cukup ribet dan berbiaya mahal, menggunakan SpectraLIT seseorang cukup berkumur-kumur dengan sepuluh milimeter cairan khusus pembersih mulut, kemudian meludah dalam sebuah tabung. Sampel air liur ini kemudian dianalisa melalui alat bernama SpectraLIT dan hasilnya keluar dalam dua detik.

SpectraLIT tidak memerlukan zat kimia tertentu dan keahlian medis buat mengoperasikan.
'

Pangeran Turki bin Abdullah, putra ketujuh dari mendiang Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz. (Saudi Leaks)

Bin Salman tahan anak Raja Abdullah sejak 2017, pihak keluarga baru sekali menjenguk

Bin Salman juga berusaha merampas dana milik Yayasan Raja Abdullah senilai US$ 20-30 miliar. 

Surat kelahiran atas bayi bernama Rahel diterbitkan oleh Kementerian Dakam Negeri Arab Saudi. (Albamad.co/Supplied)

Dua warga Saudi namai bayinya dengan nama Yahudi

Dua warga Saudi menamai bayinya dengan nama Daniel dan Rahel.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyaksikan mentan Presiden Israel Isaac Herzog dan istrinya, Michal, menerima suntikan dosis ketiga vaksin Pfizer di Rumah Sakit Sheba Medical Center di Ramat Gan, Israel. (Sheba Medical Center buat Albalad.co)

Eks presiden Israel jadi orang pertama di dunia disuntik dosis ketiga vaksin Pfizer

Vaksinasi ketiga dengan vaksin Pfizer ini untuk orang berumur 60 tahun ke atas. 

Menteri Ekonomi Azerbaijan Mikayil Jabbarov (kiri) bareng Menteri Pariwisata Israel Yoel Razvozov menggunting pita pada peresmian kantor dagang Azerbaijan di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 29 Juli 2021. (Apa)

Azerbaijan resmikan kantor dagang di Tel Aviv

Perdagangan kedua negara di semester pertama tahun ini telah mencapai US$ 337,2 juta. Sedangkan nilai perdagangan tahun lalu sebesar US$ 465,7 juta. 





comments powered by Disqus