kabar

Pejabat militer Israel kunjungi Qatar buat bahas gencatan senjata dengan Hamas

Ini menjadi lawatan kedua Halevi tahun ini setelah Februari lalu di juga datang Doha dengan misi serupa.

27 Agustus 2020 10:02

Komandan Wilayah Selatan Israel Mayor Jenderal Herzi Halevi pekan ini tengah berada di Ibu Kota Doha, Qatar, untuk membahas gencatan senjata dengan pimpinan Hamas, kelompok pejuang Palestina berpusat di Jalur Gaza, seperti dilansir surat kabar the Asharq al-Awsat Senin lalu.

Halevi datang membawa rombongan berisi sejumlah pejabat senior dari militer, Shin Beth (dnas rahasia dalam negeri Israel), Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel), dan Dewan Keamanan Nasional.

Mereka ditugaskan membicarakan poin-poin gencatan senjata untuk disampaikan kepada para pentolan Hamas, termasuk kepala Biro Politik Ismail Haniyah, memang menetap di Doha.

Ini menjadi lawatan kedua Halevi tahun ini setelah Februari lalu di juga datang Doha dengan misi serupa.

Konflik meningkat antara Israel dan para pejuang Palestina di Gaza setelah negara Zionis itu mencapai kesepakatan damai dengan Uni Emirat Arab (UEA) pada 13 Agustus.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Mata-mata Gaza

Dua putra pemimpin Hamas juga ada yang menjadi informan Israel.

Suasana dalam terowongan menghubungkan Mesir dan Jalur Gaza di perbatasan Rafah, 21 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas akui satu anggotanya membelot ke Israel

Para pejabat Hamas mengklaim awal bulan ini, mereka telah membekuk jaringan informan Israel di Gaza ingin melancarkan sabotase.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Komandan pasukan laut Hamas berkhianat dan kabur ke Israel

Komandan Hamas itu kabur dengan membawa sebuah komputer jinjing, uang tunai, peralatan penyadap, dan sebundel dokumen rahasia.

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA akan bangun Masjid Jokowi dan gedung KBRI

Masjid di Abu Dhabi akan diberi nama Masjid Presiden Joko Widodo, sedangkan Masjid di Solo bakal dinamai Masjid Syekh Muhammad bin Zayid.

23 Oktober 2020

TERSOHOR