kabar

Bahrain diprediksi menormalisasi hubungan dengan Israel bulan ini

Bahrain bakal mengumumkan perjanjian damai dengan negara Zionis itu setelah UEA dan Israel menandatangani dokumen perjanjian damai di Washington DC.

03 September 2020 14:10

Bahrain diperkirakan akan mencapai perjanjian menormalisasi hubungan dengan Israel pertengahan bulan ini. Langkah itu menyusul kesepakatan serupa dicapai antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel pada 13 Agustus.

Seoreang pejabat Israel kemarin bilang kepada radio Kan, Bahrain bakal mengumumkan perjanjian damai dengan negara Zionis itu setelah UEA dan Israel menandatangani dokumen perjanjian di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, sebelum perayaan Rosh Hasana (Tahun Baru Yahudi), dimulai pada 18 September.

Sila baca: Bahrain, Qatar, or Oman will be the next to normalise relations with Israel

Bahrain termasuk negara dikunjungi Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan Jared Kushner, penasihat senior Presiden Donald Trump, sebagai langkah untuk mendorong negara-negara Arab menormalisasi hubungan dengan Israel.

Kepada kedua pejabat Amerika itu, Raja Bahraian Syekh Hamad bin Isa al-Khalifah menekankan Bahrain baru akan mengakui eksistensi Israel kalau negara palestina merdeka dan berdaulat dengan biu kota Yerusalem Timur sudah terbentuk.

UEA menjadi negara berpenduduk mayoritas muslim keempat menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Turki, Mesir, dan Yordania.

 

Khalid Yusuf al-Jalahmah, Duta Besar Bahrain pertama buat Israel. (Bahrain Foreign Affairs Ministry)

Raja Bahrain lantik duta besar pertamanya buat Israel

Israel telah memiliki kedutaan di Ibu Kota Manama, sedangkan Bahrain belum membuka kedutaannya di Ibu Kota Tel Aviv.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett pada 15 Juni 2021 menerima Direktur Mossad David Barnea di kantornya di Yerusalem. (Twitter/@IsraeliPM)

Dua negara Arab pertama ucapkan selamat kepada pemerintahan baru Israel

UEA bareng Bahrain, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel di bawah kerangka Perjanjian Ibrahim. 

Khalid Yusuf al-Jalahma, duta besar pertama Bahrain buat Israel. (Bahrain Foreign Ministry)

Bahrain tunjuk duta besar pertamanya untuk Israel

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 





comments powered by Disqus