kabar

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

10 September 2020 02:59

Ratusan jihadis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) asal Indonesia atau paling tidak 400 orang masih mendekam dalam penjara di Irak dan Suriah.

Faran Jeffery, Wakil Direktur Islamic Theology of Counter-Terrorism (ITCT) - lembaga kajian berpusat di Inggris - mengungkapkan di Suriah saja terdapat 300-700 warga Indonesia, termasuk peremuan dan anak-anak mendekam dalam kamp. "Sedangkan jihadisnya ditahan dalam penjara dikelola pasukan Kurdi, Syrian Defense Force (SDF)," katanya kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp kemarin.

Informasi diperoleh Albalad.co, saat ini terdapat sekitar 400-an perempuan dan anak dari Indonesia berada di kamp Al-Haul, berada di bawah kontrol SDF. Sedangkan 300 perempuan dan anak Indonesia lainnya tadinya mendekam di kamp Ain Isa sudah kabur sejak pasukan Turki menginvasi wilayah utara Suriah Oktober tahun lalu.

Sila baca:

Menengok para pemuja ISIS asal Indonesia di Suriah

There are daily classes teaching about ISIS ideology in Al-Haul camp

Jeffery menambahkan paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak. Beberapa ratus lainnya masih bebas berkeliaran: sebagian di Idlib dan yang lain pindah ke Yaman serta Afghanistan.

Sila baca:

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

A few dozens Indonesian jihadists moved from Iraq and Syria to Yemen and Afghanistan

Hingga kini, Indonesia masih menolak merepatriasi jihadis-jihadis ISIS dan keluarganya masih ditahan di Suriah dan Irak.

 

 

Sobir, warga Indonesia anggota ISKP, ditangkap oleh Taliban di Distrik Darzab, Provinsi Jauzan, Afghanistan, pada 2018. (Screencapture video)

Taliban sudah tangkap delapan anggota ISIS asal Indonesia di Afghanistan

Mereka ditangkap dalam pertempuran di Provinsi Jauzan pada 2018.

Anggota ISKP di Provinsi Jauzan, Afghanistan, menyerah kepada Taliban pada 2018. (Tolo News)

Beberapa lusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Afghanistan

Juru bicara Taliban Suhail Syahin menegaskan pemerintah dan rakyat Indonesia tidak usah mencemaskan kalau Taliban berkuasa di Afghanistan.

Pemimpin ISIS di Somalia Abdul Qadir Mukmin (berjenggot merah) tengah melaksanakan salat Idul Adha berjamaah bersama anak buahnya pada 20 Juli 2021. (ISS)

Dua tahun setelah takluk, ISIS lancarkan 5.795 serangan di 31 negara

Pada semester pertama 2021, sebelas provinsi ISIS mengklaim 1.414 serangan terjadi di 18 negara.





comments powered by Disqus