kabar

Bahrain sepakat untuk membina hubungan diplomatik dengan Israel

Bahrain akan mengirim Menteri Luar Negeri Abdul Latif az-Zayani untuk menghadiri acara penandatangan perjanjian damai antara UEA dan Israel.

11 September 2020 21:45

Presiden Amerika Serikat Donald Trump semalam waktu Washington DC atau dini hari ini waktu Jakarta mengumumkan Bahrain dan Israel telah sepakat untuk membina hubungan diplomatik.

"Satu lagi terobosan bersejarah terjadi hari ini. Dua kawan kami, Israel dan Bahrain, sepakat untuk mencapai perjanjian damai, negara Arab kedua berdamai dengan Israel dalam 30 hari!" kata Trump melalui akun Twitternya.

Kesepakatan itu tercapai dalam pembicaraan telepon bertiga antara Trump dengan Raja Bahrain Syekh Hamad bin Isa al-Khalifah dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Bahrain, juga negara Arab Teluk, mencapai kesepakatan buat menormalisasi hubungan dengan negara Bintang Daud itu setelah Uni Emirat Arab (UEA) melakoni hal serupa pada 13 Agustus. Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan dan Netanyahu akan menandatangani dokumen perjanjian damai dengan Netanyahu Selasa pekan depan di Gedung Putih, Washington DC.

Netanyahu girang betul dengan keputusan bersejarah dilakukan oleh Bahrain. Melalui rekaman video dilansir di akun Twitternya, dia menyebut butuh 26 tahun untuk mencapai perjanjian damai dengan negara Arab ketiga. "Perlu hanya 29 hari buat meraih kesepakatan damai dari negara Arab ketiga kepada negara Arab keempat, serta bakal ada lagi," ujarnya.

Sila baca:

Antre berdamai dengan Israel

Selamat tinggal Palestina

Pemimpin dari Partai Likud ini menekankan sekarang adalah era perdamaian, masa di mana hubungan ekonomi bagi terwujudnya perdamaian.

Bahrain akan mengirim Menteri Luar Negeri Abdul Latif az-Zayani untuk menghadiri acara penandatangan perjanjian damai antara UEA dan Israel.

Khalid Yusuf al-Jalahmah, Duta Besar Bahrain pertama buat Israel. (Bahrain Foreign Affairs Ministry)

Raja Bahrain lantik duta besar pertamanya buat Israel

Israel telah memiliki kedutaan di Ibu Kota Manama, sedangkan Bahrain belum membuka kedutaannya di Ibu Kota Tel Aviv.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett pada 15 Juni 2021 menerima Direktur Mossad David Barnea di kantornya di Yerusalem. (Twitter/@IsraeliPM)

Dua negara Arab pertama ucapkan selamat kepada pemerintahan baru Israel

UEA bareng Bahrain, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel di bawah kerangka Perjanjian Ibrahim. 

Khalid Yusuf al-Jalahma, duta besar pertama Bahrain buat Israel. (Bahrain Foreign Ministry)

Bahrain tunjuk duta besar pertamanya untuk Israel

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 





comments powered by Disqus