kabar

Emir Kuwait wafat

Pemimpin negara Arab Teluk itu menemui ajal di umur 91 tahun.

29 September 2020 23:08

Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad as-Sabah hari ini wafat saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Minnesota, Amerika Serikat. Pemimpin negara Arab Teluk itu menemui ajal di umur 91 tahun.

Syekh Sabah diterbangkan ke Amerika untuk menjalani perawatan Juli lalu setelah dioperasi di negaranya.

Dia telah memerintah Kuwait sejak 2006 dan memimpin kebijakan luar negerinya selama lebih dari lima dasawarsa. Dia dijuluki "ketua diplomasi Arab" atas usahanya memperbaiki hubungan dengan negara-negara penyokong Irak dalam Perang Teluk 1990-1991, ketika Irak menginvasi Kuwait.

Oktober tahun lalu, kesehatan Syekh Sabah memburuk saat masih berada di Kuwait. Dia masuk rumah sakit di sela lawatannya ke Amerika untuk bertemu Presiden Donald Trump.

Rekaman video polisi syariah Arab Saudi berusaha mengusir Fatmah Ibrahim Husain dari Mal Nakhil di Ibu Kota Riyadh gara-gara Fatmah memakai riasan mata. (YouTube)

Lelaki Saudi tikam penjaga Konsulat Prancis di Jeddah

Korban dalam keadaan stabil di rumah sakit. Polisi sudah menangkap pelaku.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan ajak rakyat Turki boikot produk Prancis tapi istrinya punya tas Hermes seharga Rp 733 juta

Tas Hermes milik Emine Erdogan seharga enam kali gaji suaminya atau sebelas kali upah minimum rakyat Turki.

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Penyanyi Israel jadi tamu kehormatan pangeran Abu Dhabi

Omer bahkan merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah digelar Syekh Hamad bin Khalifah di Kota Dubai.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.





comments powered by Disqus