kabar

UEA akan luncurkan misi ke Bulan pada 2024

UEA Juli lalu telah meluncurkan misi tanpa awak ke Mars.

30 September 2020 12:12

Wakil Presiden Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus Enmir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum kemarin mengumumkan negaranya akan mengirim misi ke Bulan pada 2024.

Buat meluncurkan misi ke Bulan itu, dia menambahkan UEA akan membikin pesawat ruang angkasa diberi nama Rasyid, merujuk pada nama mendiang Syekh Rasyid bin Said al-Maktum, ayah dari emir Dubai.

"Kami telah meresmikan Misi Bulan Emirat, pesawat ruang angkasa seratus persen buatan UEA akan mendarat di Bulan pada 2024 di areal bulan belum pernah dijangkau dalam eksplorasi sebelumnya," kata Syekh Muhammad bin Rasyid melalui Twitter.

Dia mengungkapkan misi tanpa awak ke Bulan ini bakal menjadikan UEA sebagai negara keempat di dunia melakukan eksplorasi ke Bulan atau yang pertama di dunia Arab.

UEA Juli lalu telah meluncurkan misi tanpa awak ke Mars, juga perdana di dunia Arab. Pesawat menjalani misi diberi nama Eksplorasi Harapan ini diluncurkan dari Jepang dan akan menempuh jarak hampir 500 juta kilometer buat mendarat di planet merah itu.

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab. (Twitter)

UEA jadi negara muslim pertama mencapai Mars

UEA menjadi negara kelima berhasil mengirim misi ke Mars setelah Amerika Serikat, Uni Soviet, Uni Eropa, dan India. Negara Arab Teluk ini bahkan berambisi membangun permukiman manusia di Mars pada 2117.

Misi Uni Emirat Arab ke Mars dijadwalkan tiba di Planet Merah itu pada 9 Februari 2021. (Mohammed bin Rashid Space Centre)

Misi UEA dijadwalkan tiba di Mars pada 9 Februari 2021

Pesawat ruang angkasa seberat 1.350 kilogram itu terbang dengan kecepatan rata-rata 103.379 kilometer per jam dan akan berada di orbit Mars selama 687 hari.

Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum pada Selasa, 3 November 2020, disuntik vaksin Covid-19 bikinan Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina. (Twitter)

Emir Dubai disuntik vaksin Covid-19 buatan Cina

Menteri Kesehatan Abdurrahman al-Uwais menjadi orang pertama di UEA menjajal vaksin Covid-19.

Sheikha Latifa, daughter of Dubai Emir Sheikh Muhammad bin Rashid al-Maktoum, with her Finnish friend, Tiina Jauhiainen. (@detainedindubai for Albalad.co)

Pengadilan Inggris nyatakan emir Dubai culik dua putrinya

"Syekh Muhammad terus mengekang kebebasan kedua putrinya," kata Hakim Sir Andrew.





comments powered by Disqus