kabar

Bin Salman pakai virus bikinan Israel buat curi data dari telepon Jeff Bezos

Dua pelapor khusus PBB bilang anak dari Raja Salman itu memakai virus Pegasus bikinan NSO Group.

27 Januari 2020 09:41

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman menggunakan virus bikinan perusahaan Israel, NSO Group, buat meretas dan mencuri data tersimpan dalam telepon seluler iPhone milik CEO Amazin Jeff Bezos.

"Analisis forensik menunjukkan pembobolan itu dilakukan dengan memakai sebuah produk spyware ternama selalui dipakai Saudi, seperti Pegasus-3 bikinan NSO Group, telah dibeli dan digunakan para pejabat saudi (kepada para pembangkang)," kata Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) urusan Pembunuhan Ekstra Yudisial Agnes Callamard dan Pelapor Khusus PBB soal Kebebasan Berpendapat David Kaye melalui keterangan tertulis pekan lalu.

Kesimpulan ini, menurut keduanya, sejalan dengan gugatan diajukan Facebook, pemilik aplikasi WhatsApp, terhadap NSO Group Oktober tahun lalu. Facebook menuding perusahaan dari negara Zionis itu menggunakan WhatsApp buat melakukan penyadapan terhadap wartawan, aktivis, hak asasi manusia, dan para pembangkang lainnya.

Callamard dan Kaye meminta pihak-pihak berwenang di Amerika Serikat menyelidiki keterlibatan Bin Salman dalam menyadap telepon seluler para pembangkang atau pengkritik Saudi, kemungkinan telah berlangsung bertahun-tahun.

NSO Group mengaku sangat kaget dikaitkan dengan kasus pencurian data dalam iPhone kepunyaan Bezos oleh anak Raja Salman bin Abdul Aziz itu. NSO Group menegaskan virus Pegasus buatan mereka tidak terlibat dalam perkara ini.

Melalui WhatsApp, pada 1 Mei 2018, Bin Salman mengirimkan virus tersimpan dalam tautan video kepada Bezos.

Bin Salman memang memiliki alasan kuat untuk meretas Bezos. Jamal Khashoggi, dibunuh Saudi pada awal Oktober 2018, memakai surat kabar the Washington Post kepunyaan Bezos, buat mengkritik sekaligus mengecam kebijakan-kebijakan Bin Salman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Kalah main game online, penasihat Bin Salman rusak televisi

Banyak pengguna media sosial mencemooh dan mengecam tindakan Turki asy-Syekh seperti kelakuan anak-anak. 

Salah, putra sulung mendiang Jamal Khashoggi. (Twitter)

Anak Khashoggi dapat vila di Jeddah dan fulus Rp 394 miliar sebagai diyat atas pembunuhan ayahnya

Direktur Eksekutif HUman Rights Watch (HRW) Kenneth Roth mencurigai pemberian maaf oleh keluarga mendiang Khashoggi tidak gratis.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Keluarga Jamal Khashoggi maafkan para pembunuh ayah mereka

Khashoggi dihabisi di dalam kantor Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Mayatnya kemudian dimutilasi dan sampai sekarang Saudi merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif. (Arab News)

Anggota keluarga kerajaan Saudi ditahan Bin Salman cari dukungan ke Amerika dan Inggris

Seorang penasihat ternama untuk mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif telah menyewa Barry Bennet, pelobi menjadi konsultan Trump dalam kampanye pemilihan presiden.





comments powered by Disqus