kabar

Jumlah tentara Amerika gegar otak akibat serangan Iran bertambah jadi 50

Ketika serangan terjadi terdapat 200 tentara Amerika bersembunyi dalam bunker.

31 Januari 2020 13:17

Jumlah tentara Amerika Serikat mengalami gegar otak akibat serangan peluru kendali Iran ke markas pasukan negara adikuasa itu di pangkalan udara Ain al-Assad, Provinsi Anbar, Irak, terus bertambah. Dari sbeelumnya sebelas orang, meningkat menjadi 34, kemudian naik lagi menjadi 50 personel.

"Hingga hari ini (Selasa lalu), 50 serdadu Amerika didiagnosa mengalami gegar otak," kata juru bicara Pentagon (Departemen Pertahanan Amerika) Letnan Kolonel Thomas Campbell melalui keterangan tertulis.

Dia menjelaskan dari 50 prajurit itu, 31 dirawat di Irak dan sudah kembali bertugas. Sebanyak 18 orang dikirim ke Jerman untuk diagnosa dan perawatan lebih lanjut dan satu tentara menjalani perawatan di Kuwait telah bertugas lagi.

Sejumlah pejabat Pentagon bilang kepada stasiun televisi CNN, jumlah serdadu Amerika menderita gegar otak akibat serbuan peluru kendali Iran itu akan bertambah. Sebab ketika serangan terjadi terdapat 200 tentara Amerika bersembunyi dalam bunker.

Lima hari setelah Amerika menewaskan komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani awal bulan ini di sekitar bandar Udara Baghdad, Irak, Iran menembakkan sekitar 16 peluru kendali ke Ain al-Assad sebagai balasan.

Bagi Presiden Amerika Donald Trump, gegar otak bukan cedera serius. "Saya mendengar mereka mengalami sakit kepala dan keluhan lainnya tapi saya akan katakan itu bukan hal sangat serius," katanya dalam sebuah jumpa pers pekan lalu.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Janda Khashoggi gugat Bin Salman di pengadilan Amerika

Cengiz menuntut pertanggungjawaban Bin Salman dan orang-orang suruhannya atas penculikan, penyiksaan, pembunuhan, mutilasi, dan penghilangan potongan tubuh Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan saat berkunjung ke Jakarta pada November 2014. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA segera buka kedutaan di Tel Aviv

UEA, Amerika, dan Israel mengumumkan pembentukan Dana Ibrahim senilai lebih dari US$ 3 miliar untuk pembangunan di kawasan Timur Tengah.

Ladang minyak di Sudan. (medium.com)

Amerika akan hapus Sudan dari daftar negara penyokong terorisme

Pengumuman Trump melalui Twitter ini merupakan bagian dari kesepakatan lebih besar yakni, normalisasi hubungan Sudan dengan Israel.

Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum berpose bareng dua pengunjung Mal An-Nakhil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Selasa, 10 November 2015. (Twitter)

Kabinet UEA setujui perjanjian damai dengan Israel

Israel sudah merampungkan proses ratifikasi pekan lalu. Kalau UEA sudah melakoni hal serupa, maka hubungan diplomatik antara kedua negara sudah bisa dimulai.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Janda Khashoggi gugat Bin Salman di pengadilan Amerika

Cengiz menuntut pertanggungjawaban Bin Salman dan orang-orang suruhannya atas penculikan, penyiksaan, pembunuhan, mutilasi, dan penghilangan potongan tubuh Khashoggi.

21 Oktober 2020

TERSOHOR