kabar

Cucu Raja Faisal marah ketika ditanya soal penangkapan banyak pangeran oleh Bin Salman

"Kamu itu orang Indonesia dan kamu tidak tahu apa-apa mengenai politik di negara saya," kata Pangeran Badr kepada Albalad.co.

12 Maret 2020 10:40

Pangeran Badr bin Abdurrahman bin Faisal, cucu dari mendiang Raja Arab Saudi Faisal bin Abdul Aziz, marah ketika dimintai konfirmasi mengenai penangkapan banyak pangeran oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. 

"Kamu itu orang Indonesia dan kamu tidak tahu apa-apa mengenai politik di negara saya," kata Pangeran Badr kepada Albalad.co hari ini. "Kalau kamu cuma mau bertanya politik di negara saya, lebih baik tidak usah berteman lagi dengan saya."

Kami pun akhirnya mengobrol hal lain lebih personal. 

Menurut penduduk Kota Jeddah bernama Fauzi, berbicara politik adalah hal diharamkan di Arab Saudi meski Bin Salman sesumbar tengah melancarkan reformasi. "Wartawan di sini saja tidak berani omong mengenai politik," ujarnya. 

Karena itu wajar saja berita penangkapan para pangeran pada Jumat pekan lalu tidak muncul di media Arab Saudi. Middle East Eye menyebut paling tidak ada 20 pangeran ditahan, termasuk Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz (adik dari Raja Salman bin Abdul Aziz) dan Pangeran Muhammad bin Nayif (keponakan dari Raja Salman sekaligus mantan putera mahkota). 

Sila baca: Singgasana berdarah negara Kabah

Marzuq Mashaan al-Utaibi has just launched a revolution against Al Saud regime in Saudi Arabia by establishing the national Mobilization Movement. (Albalad.co)

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tahan imam dan khatib Masjid Al-Haram sejak Agustus 2018

Sejak Bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni 2017, Saudi getol menangkapi ulama, akademisi, aktivis, wartawan, konglomerat, pejabat, dan pangeran dianggap menentang kebijakan-kebijakannya.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Hukuman mati dianulir, Saudi vonis lima terdakwa kasus pembunuhan Khashoggi dengan 20 tahun penjara

Saudi mulanya menyangkal telah membunuh Khashoggi, namun Bin Salman akhirnya mengaku bertanggung jawab meski tidak dijadikan tersangka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman tangkap dua pangeran Saudi dengan tuduhan korupsi

Raja Salman telah memecat komandan pasukan koalisi di Yaman Letnan Jenderal Pangeran Fahad bin Turki bin Abdul Aziz dan putranya, Wakil Gubernur Provinsi Al-Jauf Pangeran Abdul Aziz bin Fahad bin Turki, dari jabatannya.





comments powered by Disqus