kabar

Kuwait, Yordania, dan Palestina larang salat berjamaah di masjid

Kuwait juga telah melarang penduduknya ke kafe dan restoran hingga waktu belum ditentukan. 

15 Maret 2020 08:25

Kementerian Urusan Wakaf dan Islam Kuwait Jumat lalu mengumumkan larangan melaksanakan salat lima waktu berjamaah di masjid, termasuk salat Jumat. 

Azan di masjid-masjid di Kuwait juga sudah ditambah dengan kalimat, "Asshalatu fii buyutikum (salatlah di rumah kalian masing--masing)."

Kebijakan itu diambil untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Saat ini terdapat seratus orang terinfeksi virus itu di Kuwait. 

Kuwait juga telah melarang penduduknya ke kafe dan restoran hingga waktu belum ditentukan. 

Palestina telah pula melarang kaum muslim salat berjamaah di masjid. Presiden Mahmud Abbas telah menyatakan keadaan darurat selama sebulan. Masjid, gereja, dan sekolah ditutup.

Pemerintah Yordania juga melarang salat berjamaah di masjid dab peribadatan du gereja. Semua tempat wisata ditutup. Mulai Selasa kekan depan, semua penerbangan internasionam dihentikan.

 

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh bin Tahir al-Bantani. (Arab News)

Arab Saudi akan buka umrah dalam tiga tahap

Jamaah datang dari negara lain baru boleh berumrah tahun depan.

Presiden Chad Idris Deby mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Dua pemimpin negara Arab telepon Trump ingin normalisasi hubungan dengan Israel

"Mereka cuma ingin keamanan, perdamaian, dan mereka telah lelah bermusuhan," ujar Trump.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Pertemuan segitiga digelar di Abu Dhabi hari ini buat bahas normalisasi hubungan Sudan-Israel

Sudan meminta tiga syarat: bantuan dana segera senilai lebih dari US$ 3 miliar, komitmen Amerika dan UEA untuk mendukung ekonomi Sudan selama tiga tahun, dan menghapus Sudan dari daftar negara pendukung terorisme.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.





comments powered by Disqus