kabar

Arab Saudi tutup mal, larang makan di restoran dan kafe

Riyadh juga tidak membolehkan warga pelesiran ke taman dan pantai.

16 Maret 2020 21:23

Arab Saudi kemarin memutuskan menutup mal-mal serta melarang penduduknya makan di restoran dan kafe. Hanya supermarket dan toko obat diizinkan buka.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menekab penularan virus corona Covid-19 di negara Kabah itu. Hingga kemarin, Covid-19 telah menginfeksi 118 orang, termasuk 48 pasien di Kota Makkah. 

Riyadh juga tidak membolehkan warga pelesiran ke taman dan pantai. Saudi sebelumnya telah melarang syisya di restoran dan kafe, serta menutup bioskop.

Seorang pejabat di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi bilang pegawai negeri disuruh bekerja dari rumah kecuali yanv bekerja di sektor kesehatan, keamanan, dan militer. 

 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi segera izinkan umrah buat penduduk setempat

Haji musim ini, digelar akhir Juli hingga awal Agustus lalu, hanya diikuti 950 jamaah saja dari biasanya sekitar 2,5 juta orang saban tahun.

Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang di sebuan bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Dengan alasan Covid-19, Arab Saudi perlakukan ratusan imigran Ethiopia seperti binatang dalam kamp

Mereka jarang mendapat cukup makan dan minum. Mereka dipukuli saban hari. Banyak yang bunuh diri dan menjadi gila.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah tembus 30 ribu orang

Riyadh, Jeddah, Makkah, dan Dammam merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.





comments powered by Disqus