kabar

Dubai berlakukan jam malam 24 jam selama dua pekan

Hingga kemarin, penderita Covid-19 di Uni Emirat Arab berjumlah 1.505 orang, termasuk sepuluh meninggal.

05 April 2020 06:37

Komite Tertinggi Manajemen Krisis dan Bencana Dubai kemarin mengumumkan pemberlakuan jam malam 24 jam. Aturan ini akan berlaku selama dua pekan untuk melanjutkan program sanitasi buat menekan penyebaran virus corona Covid-19.

Jam malam 24 jam ini mulai dilaksanakan kemarin pukul delapan malam. Sejak akhir bulan lalu, Dubai menerapkan jam malam dari pukul delapan malam hingga jam enam pagi.

Dengan jam malam 24 jam ini, masyarakat hanya bleh keluar untuk membeli kebutuhan pokok, seperti makanan. Hanya satu anggota dari tiap keluarga dibolehkan pergi ke luar rumah.

Supermarket, toko makanan, dan obat tetap diizinkan buka selama jam malam berlangsung.

Ali Khamenei (kiri) saat Perang Iran-Irak. (Wikipedia)

Setelah dilarang Khamenei, Iran batalkan pesanan 150 ribu dosis vaksin Pfizer

Iran bulan lalu mulai melakukan uji klinis terhadap vaksin buatan sendiri. 

Seorang penumpang baru turun dari pesawat di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi buka semua penerbangan internasional mulai 31 Maret

Warga asing dari negara mana saja boleh mengunjungi Saudi.

Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum pada Selasa, 3 November 2020, disuntik vaksin Covid-19 bikinan Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina. (Twitter)

UEA setujui penggunaan vaksin Sinopharm

Hasil uji klinis tahap ketiga menunjukkan vaksin Sinopharm memiliki tingkat keampuhan 86 persen.





comments powered by Disqus