kabar

Kebijakan jam malam bikin panik, menteri dalam negeri Turki mundur

Hingga kemarin, Covid-19 menginfeksi 56.956 orang di Turki, termasuk 1.198 meninggal.  

13 April 2020 09:20

Menteri Dalam Negeri Turki Sulaiman Soylu mengajukan pengunduran diri lantaran kebijakan jam malam dia terapkan akhir pekan lalu membikin panik. Aturan itu untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19. 

Banyak pihak mengecam tindakan Soylu karena mengumumkan larangan keluar rumah bagi penduduk di 31 kota di seantero Turki dua jam sebelum aturan itu berlaku. 

Alhasil, masyarakat panik berbondong-bondong ke supermarket dan mal membeli kebutuhan pokok, terutama makanan dan minuman. Sehingga imbauan menjaga jarak pun dilanggar.

Larangan keluar rumah itu berlaku mulai Jumat tengah malam sampai Ahad tengah malam.

"Negara tidak pernah ingin saya sakiti dan presiden saya percaya seumur hidup, maafkan saya," kata Sulaiman dalam surat pengunduran dirinya. 

Namun Presiden Turki menolak keinginan Soylu untuk berhenti. Sebab itu, dia mesti melanjutkan tugasnya sebagai menteridalam negeri. 

Hingga kemarin, Covid-19 menginfeksi 56.956 orang di Turki, termasuk 1.198 meninggal.

 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi segera izinkan umrah buat penduduk setempat

Haji musim ini, digelar akhir Juli hingga awal Agustus lalu, hanya diikuti 950 jamaah saja dari biasanya sekitar 2,5 juta orang saban tahun.

Dua jet Gulfstream 5 merupaan bagian dari skuadron pesawat mata-mata milik Angkatan Udara Israel. (IDF)

Indonesia dalam proses negosiasi buat beli alat tes Covid-19 bikinan Israel

Alat tes bernama SpectraLIT ini jauh lebih mutakhir dan akurat ketimbang tes PCR.

Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang di sebuan bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Dengan alasan Covid-19, Arab Saudi perlakukan ratusan imigran Ethiopia seperti binatang dalam kamp

Mereka jarang mendapat cukup makan dan minum. Mereka dipukuli saban hari. Banyak yang bunuh diri dan menjadi gila.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.





comments powered by Disqus