kabar

Netanyahu jalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus korupsi

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.

25 Mei 2020 08:49

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin menjalani sidang perdana dalam kasus korupsi di Pengadilan Distrik Yerusalem. Dia dikenai dakwaan penyuapan, penggelapan uang negara, dan penyalahgunaan kewenangan. 

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.

Netanyahu - datang didampingi para anggota Partai Likud - mengenakan setelan kemeja putih dipadu dasi biru putih dan jas hitam. Dia mengenakan masker berwarna biru.

Dalam perkara ini juga ada tiga terdakwa lainnya, yaitu Arnon Mozes (pemilik surat kabar Yediot Ahronot), Shaul Elovitch (pemegang saham mayoritas di perusahaan telekomunikasi Bezeq), dan Iris Elovitch (istri dari Shaul Elovitch).

Netanyahu membantah semua dakwaan. Dalam perkara suap, dia dituding memaksa terbitnya kebijakan menguntungkan Elovitch dengan balasan berita-berita positif mengenai dirinya di situs berita Walla.

Dia dituduh berupaya mencapai kesepakatan serupa dengan Mozes. Dia juga dituding menerima beragam hadiah dari koleganya sejumlah konglomerat. 

Sidang berlangsung di ruang nomor 307 dan dipimpin majelis hakim diketuai Rebecca Friedman Feldman serta beranggotakan Moshe Bar Am dan Oded Shahman.

Ketika ditanya pengacaranya, Micha Fetman, pemimpin Partai Likud ini mengiyakan sudah membaca surat dakwaan. 

Sidang selanjutnya digelar pada 19 Juli. Majelis hakim mengizinkan Netanyahu tidak hadir sampai sidang membahas bukti-bukti dilaksanakan. 

 

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Turki mulai adili 20 warga Saudi secara in absentia dalam kasus pembunuhan Khashoggi

"Mereka meminta saya menyalakan tandoor (oven). Mereka kelihatan panik saat itu," kata Zeki Demir.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 4.193 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi tembus 200 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 25.236 orang, termasuk 432 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi peringkat ke-15 dalam daftar negara dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak

Amerika Serikat memuncaki daftar dengan pengidap Covid-19 sebanyak 2.686.928 orang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 3.383 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 197.608 orang

Penderita Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 25.026 orang, termasuk 429 meninggal.





comments powered by Disqus