kabar

ISIS kecam ulama Saudi mengizinkan penutupan masjid buat cegah Covid-19

Mulai besok, Saudi mencabut larangan salat berjamaah di smeua masjid kecuali di Kota Makkah.

30 Mei 2020 09:22

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) mengecam kaum ulama di Arab Saudi mengizinkan penutupan semua masjid demi mencegah penularan virus corona Covid-19.

Melalui rekaman audio dilansir Kamis lalu, juru bicara ISIS Abu Hamzah al-Quraisyi menyebut ulama-ulama mendukung penutupan masjid adalah mereka bersekutu dengan pemerintah. "Corona dijadikan dasar buat menutup masjid-masjid. Kami punya bukti ini alasan utama mereka."

Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz asy-Syekh termasuk orang menyetujui penutupan masjid itu. Alhasil, selama Ramadan tarawih dan salat Idul Fitri cuma ada di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. itu pun khusus bagi pengurus, aparat keamanan, dan petugas kebersihan masjid.

Abu Hamzah juga mempertanyakan kenapa orang Islam dilarang salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah. Padahal dia mengklaim kaum muslim kebal terhadap Covid-19.

Arab Saudi sejak Maret lalu melarang salat berjamaah di semua masjid, kecuali Masjid Al-Haram dan masjid Nabawi di Kota Madinah. Namun mulai besok, Saudi mencabut larangan itu kecuali masjid-masjid di Makkah.

Hingga kemarin, terdapat 81.766 penderita Covid-19 di Arab Saudi, termasuk 458 orang meninggal.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi segera izinkan umrah buat penduduk setempat

Haji musim ini, digelar akhir Juli hingga awal Agustus lalu, hanya diikuti 950 jamaah saja dari biasanya sekitar 2,5 juta orang saban tahun.

Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang di sebuan bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Dengan alasan Covid-19, Arab Saudi perlakukan ratusan imigran Ethiopia seperti binatang dalam kamp

Mereka jarang mendapat cukup makan dan minum. Mereka dipukuli saban hari. Banyak yang bunuh diri dan menjadi gila.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah tembus 30 ribu orang

Riyadh, Jeddah, Makkah, dan Dammam merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

24 September 2020

TERSOHOR