kabar

Rekor baru, dalam sehari penderita Covid-19 di Arab Saudi bertambah 3.717 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di Saudi sudah lebih dari 110 ribu orang. Korban wafat karena Covid-19 di Makkah tembus 300 orang.

10 Juni 2020 20:40

Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali hari ini bilang dalam 24 jam terakhir terdapat 3.717 pengidap baru virus corona Covid-19, menyebabkan jumlah penderita virus ini bertambah 108.571 menjadi 112.288 orang. Korban meninggal bertambah 36 menjadi 819 orang.

Ke-36 korban baru wafat itu yakni sebelas orang di Riyadh, sembilan orang di Makkah, delapan orang di Jeddah, tiga orang di Al-Hafuf, masing-masing satu orang di Dammam, Tabuk, Baisy, Arar, dan Shabya. Sehingga jumlah penderita Covid-19 mengembuskan napas terakhir di Makkah menjadi 304 orang, Jeddah (282 orang), Riyadh (68 orang), Dammam (31 orang), Al-Hafuf (14 orang), Tabuk (8 orang), Baisy (5 orang), Arar (3 orang), dan Shabya (2 orang).

Sebanyak 102 pengidap Covid-19 lainnya sudah menemui ajal terjadi Madinah (61 orang), Thaif (8 orang), Al-Buraidah (6 orang), Qatif (4 orang), Al-Khobar (4 orang), Al-Jubail (3 orang), Jazan (3 orang), Hafar al-Batin (2 orang), Yanbu (2 orang), Khamis Musyaith (1 orang), Al-Badaa (1 orang), Wadi ad-Dawasir (1 orang), Rafha (1 orang), Al-Kharj (1 orang), An-Nuairiyah (1 orang), As-Sulayyil (1 orang), Al-Qanfazah (1 orang), dan Al-Bahah (1 orang).

Angka 3.717 penderita Covid-19 ini merupakan rekor baru setelah dua hari lalu terdapat 3.369 kasus.

Dari 3.717 pasien baru Covid-19 ini, 140 terjadi di Kota Makkah. Alhasil, jumlah pengidap Covid-19 di kota suci itu meningkat dari 18.403 menjadi 18.543 orang, termasuk 304 meninggal.

Di Madinah ketambahan 127 orang, sehingga angkanya naik dari 10.653 ke 10.780, termasuk 61 orang wafat.

Sebanyak 1.317 penderita baru ada di Riyadh, menyebabkan jumlah pengidap Covid-19 di ibu kota Arab Saudi ini meningkat dari 26.802 menjadi 28.119 orang, termasuk 68 mengembuskan napas terakhir.

Sedangkan di Jeddah terdapat 460 penderita baru, membuat jumlah pengidap Covid-19 di kota ini naik dari 18.239 menjadi 18.699, mencakup 282 orang menemui ajal.

Riyadh, Jeddah, Makkah, dan Madinah masih merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.

Arab Saudi Senin dua pekan lalu mengumumkan kehidupan akan kembali normal mulai 21 Juni seperti sebelum pandemi Covid-19 datang, kecuali di Makkah. Namun penerbangan internasional dan umrah masih ditutup.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Jumlah pengidap Covid-19 di Makkah tembus 30 ribu orang

Riyadh, Jeddah, Makkah, dan Dammam merupakan empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.383 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 295.902 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 29.898 orang, termasuk 584 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.482 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 294.519 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.817 orang, termasuk 577 meninggal.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

24 September 2020

TERSOHOR