kabar

Malaysia dan Brunei tidak kirim jamaah haji tahun ini

Langkah Malaysia dan Brunei ini mengikuti jejak Indonesia, Singapura, Kamboja, dan Thailand.

11 Juni 2020 18:55

Pemerintah Malaysia dan Brunei Darussalam hari ini mengumumkan tidak akan mengirim jamaah haji ke Arab Saudi tahun ini. Kebijakan itu diambil demi melindungi keselamatan dan kesehatan jamaah mereka.

Dalam jumpa pers di Putrajaya, Menteri Agama Malaysia Datuk Zulkifli Mohamad menjelaskan keputusan itu diambil setelah pihaknya mengadakan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan, Lembaga Tabung Haji, dan Dewan Fatwa Nasional.

"Kemarin saya bertemu duta besar Arab Saudi untuk Malaysia dan menyerahkan surat resmi berisi pembatalan pengiriman jamaah haji Malaysia untuk diserahkan kepada Menteri Haji dan Umrah Muhammad Saleh bin Tahir," katanya.

Kebijakan serupa juga diambil pemerintah Brunei Darussalam. Menteri Agama Brunei Haji Awang Badarudin mengatakan keputusan untuk tidak mengirim seribu jamaah haji itu setelah mendapat saran dari Dewan Agama Islam Brunei.

Langkah Malaysia dan Brunei ini mengikuti jejak Indonesia, Singapura, Kamboja, dan Thailand. Sedangkan India masih memberi pilihan: boleh membatalkan atau tetap menunggu sampai ada keputusan dari pemerintah Arab Saudi.

Pandemi virus corona Covid-19 membuat pelaksanaan ibadaha haji tahun ini menjadi tidak pasti. Sampai kabar ini dilansir, pemerintah Saudi belum memutuskan apakah haji jadi digelar atau dibatalkan.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua calon jamaah haji Indonesia terinfeksi Covid-19

Klaim dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyebut tidak ada satu pun jamaah haji tertular Covid-19.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Haji tahun ini diikuti oleh 930 jamaah

Semua biaya pelaksanaan haji ditanggung oleh konglomerat Saudi, Syekh Sulaiman bin Abdul Aziz ar-Rajhi.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Mimpi Wahyu berhaji kala pandemi

"Saya tidak menyangka dapat lolos seleksi peserta haji 2020."

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hanya 13 warga Indonesia berhaji tahun ini

Ada yang berprofesi sebagai perawat, guru, dan ibu rumah tangga.





comments powered by Disqus