kabar

Meski diprotes, Arab Saudi tetap pertahankan nama jalan pemimpin ISIS di Riyadh

Padahal pernah diprotes warganya pada 2016.

19 Juni 2020 09:15

Arab Saudi tetap mempertahankan nama Jalan Abu Bakar al-Baghdadi, mirip nama mendiang pemimpin ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi, meski pernah diprotes warganya.

Nama jalan kontroversial itu terletak di kawasan Al-Muruj, Ibu Kota Riyadh. Lokasi Jalan Abu Bakar Al-Baghdadi ini dekat dengan Jalan Ulayan dan kantor maskapai Saudi Arabian Airlines.

Nama Jalan Abu Bakar al-Baghdadi itu kembali menghebohkan media sosial lantaran baru-baru ini Pemerintah Kota Riyadh menghapus nama Jalan Sultan Sulaiman Agung, merujuk nama salah satu penguasa tersohor Kekhalifahan Usmaniyah, tanpa alasan jelas.

Sila baca: Arab Saudi hapus nama jalan penguasa Kekhalifahan Usmaniyah di Riyadh

Seorang warga negara Saudi pernah meminta kepada Pemerintah Kota Riyadh untuk mengganti nama Jalan Abu Bakar al-Baghdadi pada 2016. Namun hingga kini nama jalan mendiang pemimpin ISIS itu tetap dipertahankan.

Permintaan untuk mengubah nama Jalan Abu Bakar al-Baghdadi itu disampaikan dua tahun setelah Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah islamiyah dan dirinya sebagai khalifah.

Baghdadi tewas meledakkan diri Oktober tahun lalu saat terpojok di rumah persembunyiannya di Desa Barisya, Provinsi Idlib, Suriah.

Sila baca:

Tangis Baghdadi di Barisya

Lelaki pendiam pelindung Baghdadi

Tiga hari berselang, ISIS mengumumkan pemimpin baru mereka, yakni Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi.

Sila baca: Berkenalan dengan pemimpin baru ISIS

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.





comments powered by Disqus