kabar

Perempuan Saudi boleh ganti nama tanpa izin muhrim

Tahun lalu, Saudi mengizinkan perempuan berumur 18 tahun ke atas memiliki paspor tanpa izin muhrimnya.

04 Januari 2021 06:14

Badan Status Sipil Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi membenarkan perempuan Saudi sekarang boleh mengganti nama depan mereka tanpa perlu meminta izin kepada muhrimnya (ayah, suami, atau saudara kandung lelaki).

Melalui keterangan tertulis kemarin, Kementerian Dalam Negeri Saudi menyebutkan perempuan ingin mengganti nama depannya harus menghubungi kantor cabang Badan Status Sipil di lokasi kota tempat tinggalnya untuk melengkapi semua prsedur dan alasan perubahan nama. Aturan ini berlaku bagi perempuan berumur 18 tahun ke atas.

Selain itu, warga Saudi juga dibolehkan mengubah data di kartu identitasnya, seperti nama keluarga, nama anak, dan status pernikahan.

Tahun lalu, Saudi mengizinkan perempuan berumur 18 tahun ke atas memiliki paspor tanpa izin muhrimnya.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Perempuan Saudi dilarang bekerja karena bercadar

Bin Salman membolehkan kaum hawa di negara Kabah itu tidak berabaya di tempat umum.

Perempuan Arab Saudi di stadion. (Saudi Gazette)

Saudi izinkan perempuan jadi tentara

Perempuan Saudi kini boleh masuk angkatan bersenjata dan menjadi prajurit, kopral, atau sersan.

Perempuan Arab Saudi pada 1970-an. (Arab News)

Sebelum terjadi penyerbuan Masjid Al-Haram pada 1979, perempuan Saudi tidak wajib berabaya dan berjilbab

"Kami bisa mengenakan baju sepinggang dipadu rok bermacam warna," kenang Manal Aqil.





comments powered by Disqus