kabar

Kampus di Arab Saudi terbakar akibat serangan peluru kendali Al-Hutiyun

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 

15 April 2021 11:12

Serangan dilancarkan milisi Al-Hutiyun di Yaman dini hari ini menyasar sejumlah sasaran di Kota Jazan, Arab Saudi. 

Serbuan oleh kelompok bersenjata sokongan Iran itu menggunakan empat pengebom nirawak dan lima peluru kendali. Salah peluru kendali berhasil dihancurkan oleh peluru kendali Patriot Arab Saudi menyebabkan pecahannya menimpa Universitas Jazan. 

Akibatnya, terjadi kebakaran namun berhasil diatasi. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini. 

Dua hari lalu, juru bicara Al-Hutiyun Yahya Sari mengungkapkan pihaknya menyerang kilang minyak milik Saudi Aramco di kota Jeddah dan Jubail memakai sepuluh pengebom nirawak. 

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman ingin Saudi dan Iran menjalin hubungan baik dan istimewa

Bin Salman beberapa tahun lalu sesumbar ingin menciptakan perang di Iran. Sebaliknya, perang dilancarkan negara Kabah itu terhadap milisi Al-Hutiyun di Yaman sokongan Iran telah menyebabkan Saudi keteteran.

Bocah perempuan pedagang belalang di Kota Tua, Sanaa, Yaman. (Middle East Eye/Nasih Syakir)

Saudi benarkan serangan Al-Hutiyun sebabkan kebakaran di sebuah universitas

Saudi belum memberikan konfirmasi soal serangan Al-Hutiyun menyebabkan hancurnya kilang minyak Saudi Aramco di Kota Jeddah. 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Amerika peringatkan warganya untuk tidak kunjungi Arab Saudi

Departemen Luar Negeri Amerika menegaskan serbuan peluru kendali dan pengebom nirawak Al-Hutiyun merupakan ancaman serius.





comments powered by Disqus