kabar

Penasihat Bin Salman siksa Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi hingga tewas

Saud al-Qahtani juga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi pada Oktober 2018.

16 April 2021 21:18

Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi Mayor Jenderal Muhammad al-Asmari telah dibunuh di dalam Penjara Al-Hayir, berlokasi di pinggiran Ibu Kota Riyadh. Namun pemerintah Saudi mengumumkan korban mengembuskan napas terakhir karena serangan jantung.

Menurut sumber Albalad.co dalam lingkungan istana, Al-Asmari dibunuh oleh Saud al-Qahtani, penasihat Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. Al-Qahtani pula orang terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi, kolumnis surat kabar the Washington Post, pada 2 Oktober 2018 di kantor Konsulat Jenderal Saudi di Kota Istanbul, Turki.

Dia mengungkapkan yang aneh sampai saat ini, pemerintah tidak menyerahkan jenazah Al-Asmari kepada keluarganya. Mereka juga tidak mengetahui penyebab kematiannya.

"Muhammad al-Asmari meninggal akibat penyiksaan berat di Penjara Al-Hayir dan bukan karena serangan jantung," kata sumber Albalad.co itu. "Saud al-Qahtani secara pribadi menginterogasi dan menyiksa karena Al-Asmari membocorkan keadaan tahanan kepada pihak keluarga."

Sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi empat tahun lalu, Saudi getol menangkapi para pembangkang, termasuk pihak eluarga kerajaan dianggap bisa mengganjal langkah Bin Salman menuju singgasana.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman kucilkan satu suku karena tolak proyek Kota Neom

"Tidak ada Internet, tidak ada saluran komunikasi," kata Alia.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibh Kota Damaskus, Suriah. (NPA)

Saudi segera buka lagi kedutaannya di Damaskus

Kepala badan intelijen Saudi bertemu bos intelijen Suriah di Damaskus Senin lalu.

Menteri Keuangan Qatar Ali Syarif al-Imadi pada 6 Mei 2021 diberhentikan atas tuduhan korupsi. Dia sudah menduduki jabatan itu sejak 2013. (Gulf Business)

Qatar perintahkan tangkap menteri keuangan atas tuduhan korupsi

Emir Qatar telah memberhentikan Al-Imadi dari jabatannya.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.





comments powered by Disqus