kabar

Para pembunuh Khashoggi masih berkeliaran di Arab Saudi

Mayatnya kemudian dimutilasi dan hingga kini Saudi masih merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

15 Juni 2021 14:36

Para pembunuh Jamal Khashoggi, pengkritik penguasa Arab Saudi menjadi kolumnis surat kabar the Washington Post, ternyata masih bebas berkeliaran di negara Kabah itu.

Kejaksaan Agung Saudi pada Desember 2019 menjelaskan terdapat 21 orang diintergasi terkait perkara pembunuhan Khashoggi, sejak 2017 menetap di Virginia, Amerika Serikat, karena takut ditangkap oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Dua pejabat Saudi memiliki hubungan dekat dengan pemerintahnya dan sudah lama menjadi informan bagi para pejabat intelijen Amerika Serikat mengungkapkan kepada Yahoo News, para terdakwa telah diputus bersalah itu tidak mendekam dalam dalam penjara.

Sebaliknya, menurut kedua pejabat Saudi itu, para terpidana ini sekarang tinggal di sebuah kompleks elite di Ibu Kota Riyadh. Beberapa orang, termasuk Salah at-Tubaigi, dokter forensik memotong-motong jenazah Khashoggi menggunakan gergaji tulang, baru-baru ini terlihat sedang berolahraga di sebuah pusat kebugaran di Riyadh.

Yahoo News melaporkan satu dari dua jet pribadi mengangkut para pembunuh Khashoggi mendarat sebentar di Bandar Udara kairo, Mesir, untuk mengambil narkotik dalam banyak untuk disuntikkan ke Khashoggi. Narkotik dalam dosis mematikan itulah disuntikkan oleh Salah at-Tubaigi ke lengan kiri Khashoggi.

Kejaksaan Agung Saudi pada Desember 2019 menjelaskan terdapat 31 orang diintergasi terkait perkara pembunuhan Khashoggi, sejak 2017 menetap di Virginia, Amerika Serikat, karena takut ditangkap oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Dari 31 orang diperiksa, 21 orang dijadikan tersangka namun akhirnya hanya sebelas ditetapkan menjadi terdakwa dan diadili secara rahasia. Wartawan tidak diizinkan meliput. Nama kesebelas terdakwa ini tidak pernah dipublikasikan ke publik.

Pengadilan di Riyadh itu akhirnya menjatuhkan vonis tiga orang bebas, lima dikenai hukuman mati kemudian dibatalkan dan diganti masing-masing 20 tahun penjara, dan tiga terdakwa lainnya diputus hukuman masing-masing delapan tahun kurungan.

Sila baca:

Hukuman mati dianulir, Saudi vonis lima terdakwa kasus pembunuhan Khashoggi dengan 20 tahun penjara

Orang dekat Bin Salman bebas dari dakwaan terlibat pembunuhan Khashoggi

CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika), Kongres Amerika, Turki, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyimpulkan pembunuhan terhadap Khashoggi atas perintah Bin Salman. Anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz sudah mengaku bertanggung jawab atas kejadian itu.

Khashoggi dihabisi pada 2 Oktober 2018 di dalam kantor Konsulat Jenderal Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki. Mayatnya kemudian dimutilasi dan hingga kini Saudi masih merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Jamal Khashoggi akui Saudi adalah penyebar ajaran Islam tidak toleran dan ekstrem

Khashoggi bilang, "Apakah negara saya (Arab Saudi) bertanggung jawab karena membiarkan dan bahkan mendukung radikalisme?" Ya dan mereka mesti bertanggung jawab atas hal itu."

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Empat dari 15 agen Saudi pembunuh Khashoggi jalani pelatihan paramiliter di Amerika

Mereka menjalani pelatihan pada 2017. Dua dari keempat agen Saudi itu pernah mengikuti pelatihan serupa di Tier 1 Group dari Oktober 2014 hingga Januari 2015.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Amerika beri sanksi terhadap 18 pembunuh Khashoggi kecuali Bin Salman sebagai pemberi perintah

Blinken menyatakan 18 orang itu tidak boleh memasuki Amerika hingga waktu tidak ditentukan. Sedangkan Departemen Keuangan Amerika mengatakan akan membekukan aset mereka di Amerika atau aset mereka dikontrol oleh warga Amerika.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran larang warganya kunjungi Afghanistan

Pertempuran antara Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan dalam beberapa hari terakhir untuk memperebutkan tiga ibu kota provinsi, yakni Kandahar (Provinsi Kandahar), Herat (Provinsi Herat), dan Lasykargah (Provinsi Helmand).

01 Agustus 2021

TERSOHOR