kabar

Ibrahim Raisi terpilih sebagai presiden baru Iran

Jumlah pemilih menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden kali ini terendah sejak Republik Islam Iran dibentuk pada 1979, yakni 48,8 persen.

19 Juni 2021 22:38

Menteri Dalam Negeri Iran Abdul Reza Rahmani Fazli hari ini mengumumkan mantan Ketua Mahkamah Agung Ibrahim Raisi akhirnya memenangi pemilihan presiden digelar kemarin. 

Hasil penghitungan menunjukkan lelaki 61 tahun itu meraup 17.926.345 dari 28.933.094 suara masuk. Padahal terdapat 59.310.307 warga Iran mempunyai hak pilih. Rahmani Fazli mengakui jumlah pemilih menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden kali ini terendah sejak Republik Islam Iran dibentuk pada 1979, yakni 48,8 persen.

Sedangkan suara tidak sah sebanyak 4.165.803 menempati posisi kedua mengalahkan tiga calon presiden lainnya, yakni Muhsin Rezai (3.412.712 suara), Abdul Nasir Hammati (2.427.201 suara), dan Amir Husain Ghazizadeh (999.718 suara).

Banyak pihak sudah menduga Raisi bakal terpilih menjadi presiden Iran lantaran disokong oleh pemimpin tertinggi negara Mullah itu Ayatullah Ali Khamenei. 

Beberapa bulan setelah ditunjuk Khamenei menjadi Ketua Mahkamah Agung pada Maret 2019, Amerika mengenakan sanksi terhadap Raisi atas pelanggaran hak asasi manusia. 

Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Suriah Basyar al-Assad, dan pemimpin Hizbullah sudah mengucapkan selamat atas teepilihnya Raisi. 

Pasukan Taliban menguasai rumah milik mantan komandan mujahidin Ismail Khan di Herat, ibu kota Provinsi Herat, Afghanistan. (Albalad.co/Supplied)

Iran larang warganya kunjungi Afghanistan

Pertempuran antara Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan dalam beberapa hari terakhir untuk memperebutkan tiga ibu kota provinsi, yakni Kandahar (Provinsi Kandahar), Herat (Provinsi Herat), dan Lasykargah (Provinsi Helmand).

Satu anggota ISKP (Negara Islam Provinsi Khorasan) merupakan ISIS cabang Afghanistan pada 29 Juli 2021 mengeksekusi seorang polisi lalu lintas di Provinsi Kunduz, utara Afghanistan. (Amaq)

ISIS di Afghanistan eksekusi polisi lalu lintas

Wilayah operasi ISIS di Afghanistan adalah di Kunduz, Kunar, Nangarhar, dan Kabul.

Sebuah poster mengajak para pemilih menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan presiden digelar pada 18 Juni 2021, dipasang di tepi jalan di Ibu Kota Teheran, Iran. (Iran International)

Segelap masa lalu presiden baru Iran

Hasil ini seolah pesan Raisi bakal menggantikan Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran selanjutnya.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan Ibrahim Raisi, baru menang pemilihan presiden Iran digelar pada 18 Juni 2021. (Twitter)

Seruan boikot oleh Ahmadinejad sukses, jumlah pemilih Iran tidak sampai 50 persen

"Siapapun menang dalam pemilihan presiden ini nantinya akan mengatakan dia tidak dapat memperbaiki persoalan ekonomi karena campur tangan orang-orang berpengaruh," kata warga Teheran bernama Ali Husaini.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran larang warganya kunjungi Afghanistan

Pertempuran antara Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan dalam beberapa hari terakhir untuk memperebutkan tiga ibu kota provinsi, yakni Kandahar (Provinsi Kandahar), Herat (Provinsi Herat), dan Lasykargah (Provinsi Helmand).

01 Agustus 2021

TERSOHOR