kabar

Satu demonstran tewas ditembak dalam protes kelangkaan air di Iran

Khuzestan merupakan provinsi dihuni mayoritas orang Arab berpaham Sunni. Mereka selama ini mengeluh terpinggirkan oleh rezim Mullah di negara Persia itu. 

17 Juli 2021 21:54

Seorang demonstran kemarin malam tewas ditembak dalam unjuk rasa soal kelangkaan air di Kota Syadegan, Provinsi Khuzestan, Iran, seperti dilansir kantor berita resmi IRNA

"Dalam protes itu, orang ingin memperkeruh situasi dan perusuh menembak mati satu pengunjuk rasa," kata Omid Sabripur, pelaksana tugas Gubernur Khuzestan. 

Unjuk rasa ini sudah berlangsung sejak Kamis lalu. Mereka kecewa terhadap pemerintah dianggap gagal menangani krisis air akibat musim panas di provinsi kaya minyak itu. 

Kepada kantor berita ISNA, Sabripur berkomentar lain. Pelaku menembak ke arah demonstran dan pasukan keamanan pemerintah. 

Dia menambahkan korban meninggal adalah orang sedang melintas berumur 30 tahun. Para pelaku sudah dikenali, beberapa telah ditahan dan sebagian masih diburu. 

Selain Syadegan, demonstrasi tentang kesusahan air juga terjadi di kota lainnya di Khuzestan, termasuk Susangerd, Mahsyahr, dan Hamidiyah.

Khuzestan merupakan provinsi dihuni mayoritas orang Arab berpaham Sunni. Mereka selama ini mengeluh terpinggirkan oleh rezim Mullah di negara Persia itu. 

 

 

 

 

 

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Demonstrasi antirezim di Provinsi Khuzestan, Iran. (Video screencapture)

Revolusi Air di negeri Mullah

Ahwaz sebelum Perang Dunia Kedua meletup adalah negara merdeka dan berdaulat bernama Ka'abi. Penguasa terakhirnya adalah Pangeran Khazal al-Kaabi.

Demonstrasi antirezim di Provinsi Khuzestan, Iran. (Video screencapture)

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi 12 orang

Protes meluas hingga ke provinsi lain di luar Khuzestan.

Foto delapan demonstran dalam protes antirezim di beragam kota di Provinsi Khuzestan, Iran, sejak 15 Juli 2021. (Twitter)

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi delapan orang

Satu polisi antihura hara meninggal dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa di Kota Mashsyahr kemarin malam.





comments powered by Disqus