kabar

Amerika bebaskan tahanan Guantanamo asal Maroko

Lepasnya Abdul Latif menyisakan 39 tahanan masih mendekam di kamp Guantanamo, termasuk Hambali dari Indonesia.

20 Juli 2021 12:04

Amerika Serikat kemarin membebaskan tahanan kamp militer Guantanamo bernama Abdul Latif Nasir asal Maroko. 

Abdul Latif dikirim ke Guantanamo pada Mei 2002 setelah ditangkap pasukan keamanan Pakistan pada 2001 dan diserahkan kepada militer Amerika. 

Para pejabat Amerika menuding Abdul Latif bergabung dengan Taliban dan memerangi pasukan Amerika di pegunungan Tora Bora dua dasawarsa lalu.

Keputusan untuk membebaskan lelaki 56 tahun itu sejatinya dikeluarkan pada 11 Juli 2016. 

Menurut the New York Times, Abdul Latif sudah diserahkan ke pemerintah Maroko. 

20210720_084113

Pihak keluarga girang menyambut pembebasan Abdul Latif. "Mengetahui saudara kandung saya telah dikirim ke Maroko, sulit menggambarkan kegembiraan saya," ujar Mustafa Nasir, seperti dikutip Reprieve. 

Lepasnya Abdul Latif menyisakan 39 tahanan masih mendekam di kamp Guantanamo, termasuk Hambali dari Indonesia. Dari jumlah ini, sebelas orang telah dikenai dakwaan kejahatan dan bakal diadili mulai akhir bulan depan. 

 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi masih larang perayaan maulid Nabi Muhammad

"Kami merayakan maulid secara tertutup di rumah masing-masing," ujar Dr. Irfan.

Ibu Kota Moroni, Komoro. (Wikipedia)

Israel dalam pembicaraan normalisasi hubungan dengan Komoro

Israel tahun lalu berhasil menggandeng empat negara Arab untuk membina relasi resmi, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan.

Seorang anggota Hizbullah membawa RPG dalam baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Albalad.co/Supplied)

Karena alasan keamanan, Saudi imbau warganya untuk tidak kunjungi Libanon

Sebanyak tujuh orang terbunuh dalam baku tembak di Beirut, Kamis pekan lalu. 





comments powered by Disqus