kabar

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi 12 orang

Protes meluas hingga ke provinsi lain di luar Khuzestan.

23 Juli 2021 08:27

Unjuk rasa antirezim di Iran berlangsung sejak Kamis pekan lalu terus meluas hingga ke provinsi lain di luar Khuzestan. Jumlah demonstran terbunuh akibat tembakan pasukan keamanan pemerintah juga bertambah hingga hari ini menjadi 12 orang.

Berdasarkan informasi dihimpun oleh Albalad.co, empat korban terbaru mengembuskan napas terakhir dalam protes semalam di Kota Aligudarz, Provinsi Lorestan, berjarak sekitar 420 kilometer dari Ibu Kota Teheran.

Demonstrasi menuntut pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei mundur dan rezim Mullah dibubarkan itu juga sudah menyebar ke Provinsi Busyehr. Pasukan pemerintah juga tidak sungkan lagi menembaki pengunjuk rasa menggunakan peuru tajam.

Protes bermula di Khuzestan ini dipicu oleh kelangkaan air. Para pengunjuk rasa mengecam salah urus pemerintah mengenai sumber daya air. Padahal Khuzestan dilintasi empat sungai, namun pembangunan sejumlah bendungan telah mengalihkan air ke wilayah lain di Iran.

Para pejabat Iran bilang sekitar delapan ribu desa di Khuzestan mengalami kelangkaan air dan sangat mengandalkan pasokan air dari pemerintah.

 

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Demonstrasi antirezim di Provinsi Khuzestan, Iran. (Video screencapture)

Revolusi Air di negeri Mullah

Ahwaz sebelum Perang Dunia Kedua meletup adalah negara merdeka dan berdaulat bernama Ka'abi. Penguasa terakhirnya adalah Pangeran Khazal al-Kaabi.

Foto delapan demonstran dalam protes antirezim di beragam kota di Provinsi Khuzestan, Iran, sejak 15 Juli 2021. (Twitter)

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi delapan orang

Satu polisi antihura hara meninggal dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa di Kota Mashsyahr kemarin malam.

Demonstran antirezim di Kota Susangerd, Provinsi Khuzestan, Iran, membakar satu tank milik pemerintah pada 20 Juli 2021. (Albalad.co/Supplied)

Satu lagi demonstran tewas ditembak dalam protes antirezim di Iran

Jumlah pengunjuk rasa terbunuh bertambah menjadi empat orang. Pada unjuk rasa di Kota Susangerd, demonstran berhasil membakar satu tank milik pemerintah.  





comments powered by Disqus