kabar

Beberapa lusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Afghanistan

Juru bicara Taliban Suhail Syahin menegaskan pemerintah dan rakyat Indonesia tidak usah mencemaskan kalau Taliban berkuasa di Afghanistan.

23 Juli 2021 20:54

Beberapa lusin warga Indonesia rupanya telah bergabung dengan kelompok ISIS di Afghanistan bernama ISKP (Negara Islam Provinsi Khorasan).

ISKP, dibentuk pada Januari 2015, merupakan cabang ISIS di Asia Selatan dan Asia Tengah. Mereka beroperasi di wilayah perbatasan sebelah timur Afghanistan dan utara Pakistan.

"Kebanyakan anggota ISIS asal Indonesia mulai masuk ke Afghanistan sekitar 2016-2017," kata Faran Jeffery, Wakil Direktur Islamic Theology of Counter-Terrorism, lembaga kajian ekremisme dan terorisme global berkantor di Inggris, dalam wawancara khusus dengan Albalad.co melalui WhatsApp hari ini.

Dia menambahkan sebagian dari jihadis ISIS asal Indonesia bergabung ke ISKP merupakan veteran dalam perang di Suriah dan Irak.

Sila baca: A few dozens Indonesian fighters has joined ISIS in Afghanistan

Faran bilang dirinya belum pernah mengetahui ada jihadis asal Indonesia bergabung dengan ISKP melakukan serangan berskala besar atau menjadi pengebom bunuh diri. Namun mereka ikut dalam pertempuran menghadapi Taliban di provinsi Kunar dan Nangarhar.

Dia tidak memiliki informasi berapa anggota ISKP dari Indonesia telah tewas dalam perang di Afghanistan.

Tapi Faran menekankan tidak ada satu pun warga Indonesia bergabung dengan Taliban. Dia memastikan dominasi Taliban di Afghanistan tidak akan menguatkan kegiatan terorisme di Indonesia. "Karena persepsi sebagian besar rakyat Afghanistan, termasuk Taliban, sangat positif mengenai Indonesia," ujarnya.

Dihubungi terpisah melalui telepon WhatsApp, juru bicara Taliban Suhail Syahin menegaskan pemerintah dan rakyat Indonesia tidak usah mencemaskan kalau Taliban berkuasa di Afghanistan. "Kami tidak akan mengekspor ideologi kami ke Indonesia. Kami ingin bersahabat dengan Indonesia," tuturnya.

 

 

 

Lokasi serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Dikira ISIS, serangan Amerika di Kabul tewaskan sembilan warga sipil

Korban meninggal termasuk enam anak. Mereka semua satu keluarga.

Pasukan Taliban memperketat penjagaan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. (Al-Hijrat)

Taliban: Serangan pesawat nirawak Amerika tewaskan beberapa pengebom bunuh diri ISIS

Biden kemarin sudah memperingatkan ada ancaman serangan ISKP hingga Selasa pekan depan, merupakan tenggat terakhir pemulangan pasukan Amerika dari Afghanistan. 

Kepulan asap terlihat setelah sebuah roket menghantam sebuah rumah di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Pesawat nirawak Amerika ledakkan kendaraan berbahan peledak tengah menuju bandar udara Kabul

Dalam insiden terpisah, sebuah roket menghantam satu rumah di Kabul. Kantor berita Asvaka menulis kejadian ini menewaskan dua orang dan melukai tiga orang lainnya. 

Anggota ISKP di Provinsi Jauzan menyerahkan diri kepada pasukan keamanan Afghanistan pada 2018. (Albalad.co/Supplied)

Nasib dua anggota ISIS asal Indonesia dan keluarganya di penjara Kabul tidak diketahui

Mereka termasuk dalam lusinan anggota ISKP menyerahkan diri ke pemerintah Afghanistan di Provinsi Jauzan pada 2018. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR