kabar

Pesta pernikahan putri politikus Hizbullah digelar secara mewah saat ekonomi Libanon ambruk

Harga bahan pangan meroket 700 persen dan lebih dari 50 persen rakyat Libanon hidup di bawah garis kemiskinan. Pakaian sudah menjadi barang mewah. 

28 Juli 2021 10:40

Pesta pernikahan putri dari politikus Partai Hizbullah berlangsung mewah pekan lalu telah mengundang kecaman dari beragam pihak di media sosial sebab digelar saat ekonomi Libanon ambruk. 

Tamu undangan dalam resepsi perkawinan anak perempuan dari Nawar as-Sahili, mantan anggota parlemen Libanon dari Hizbullah, disuguhi pelbagai jenis minuman beralkohol dan makanan legit, seperti salmon dan aneka cokelat. 

Putri dan Nawar menikah dengan putra dari Ibrahim Kanaan, anggota parlemen Libanon dari FPM (Gerakan Patriotik Bebas). FPM merupakan partai Kristen juga dibentuk oleh Presiden Misyal Aun dan berafiliasi dengan Hizbullah. 

"Mereka ini adalah anak-anak dari para legislator dan menteri kita," tulis penyanyi Amal Hijazi di akun Twitternya. "Ketika para putra kita pindah dari Libanon buat mencari kehidupan dan martabat karena terdepak dari negeri sendiri."

Kepada Albalad.co melalui telepon WhatsApp, anggota parlemen dari Hizbullah Ibrahim Musawi menegaskan Nawar tidak berperan apa-apa dalam perkawinan putrinya itu. Sebab dia sudah bercerai dengan istrinya lebih dari sepuluh tahun dan anak perempuan Nawar tinggal bersama mantan istrinya di Ibu Kota London, Inggris.

"Mereka memang dari keluarga kaya. Putrinya Nawar menikah dengan cucu mantan perdana menteri Libanon," ujar Musawi. 

Bank Dunia menyebut krisis ekonomi Libanon termasuk terburuk dalam waktu lebih dari 150 tahun terakhir. Nilai tukar pound terhadap dolar Amerika Serikat anjlok lebih dari 90 persen.

Menurut laporan the Crisis Observatory bulan ini seperti dilansir Arab News, harga bahan pangan meroket 700 persen dan lebih dari 50 persen rakyat Libanon hidup di bawah garis kemiskinan. Pakaian sudah menjadi barang mewah. 

Satu keluarga beranggotakan lima orang bisa menghabiskan 3,5 juta pound per bulan untuk keperluan makan. Angka ini sekitar lima kali lipat dibanding upah minimum di Libabon sekitar 675 ribu pound. 

 

 

Seorang anggota Hizbullah membawa RPG dalam baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Albalad.co/Supplied)

Karena alasan keamanan, Saudi imbau warganya untuk tidak kunjungi Libanon

Sebanyak tujuh orang terbunuh dalam baku tembak di Beirut, Kamis pekan lalu. 

Tujuh korban tewas dalam baku tembak terjadi di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. Korban masing-masing tiga anggota Hizbullah dan Amal, serta satu perempuan. (Albalad.co/Supplied)

Korban tewas dalam baku tembak di Beirut dari pihak Hizbullah bertambah jadi tiga orang

Militer Libanon telah menangkap sembilan orang diduga terlibat dalam penembakan terhadap ratusan demonstran dari kelompok Hizbullah dan Amal.

Seorang anggota Hizbullah membawa RPG (roket peluncur granat) tersungkur setelah ditembak penembak jitu dalam baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Albalad.co/Supplied)

Baku tembak di Beirut tewaskan satu anggota Hizbullah dan tiga anggota Amal

Pemimpin dari partai Kristen memperingatkan perang saudara bisa berulang di Libanon.

Anggota kelompok Syiah Amal saat baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Screencapture YouTube/@Albaladco)

Baku tembak di Beirut, enam orang tewas dan 60 lainnya luka

Baku tembak antara dua kelompok Syiah, Hizbullah dan Amal, dengan kelompok Kristen.





comments powered by Disqus