kabar

Militer Libanon sudah tahan tiga pelaku penyergapan terhadap rombongan pelayat Hizbullah

Ketiga orang ditangkap itu adalah ulama berpaham salafi dan putranya, serta satu lelaki bersenjata.

04 Agustus 2021 15:26

Militer Libanon hingga hari ini telah menahan tiga tersangka dalam kasus penyergapan terhadap rombongan pelayat Hizbullah di Desa Khaldah, selatan Ibu Kota Beirut, Ahad pekan lalu.

Seorang juru bicara militer mengungkapkan kepada the National, ketiga orang ditangkap itu adalah ulama berpaham salafi dan putranya, serta satu lelaki bersenjata. Pemuka agama dan anak lelakinya itu ditangkap karena dicurigai menghasut warga Sunni di Khaldah untuk menembaki rombongan pelayat Hizbullah

Baku tembak antara warga Sunni dan rombongan pelayat Hizbullah itu menewaskan lima orang, termasuk tiga anggota Hizbullah, yakni Muhammad Ayub, Ali Hauri, dan Husam Harfusy.

Mereka ditembaki ketika sedang mengantar jenazah Ali Syibli ke kuburan. Mendiang ditembak mati sehari sebelumnya oleh Ahmad Ghosn, sebagai balas dendam atas kematian adiknya, Hasan Ghosn, dalam bentrok antara warga Sunni dan Syiah Hizbullah di Khaldah Agustus tahun lalu.

Sila baca: Bentrokan Sunni-Syiah di Beirut tewaskan empat orang

Sejak Senin lalu, sebuah tentara pemerintah mendirikan pos pemeriksaan dilengkapi lima tank di tengah jalan membatasi permukiman warga Sunni dan Syiah Hizbullah di Khaldah untuk mencegah bentrokan meletup lagi.

Tujuh korban tewas dalam baku tembak terjadi di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. Korban masing-masing tiga anggota Hizbullah dan Amal, serta satu perempuan. (Albalad.co/Supplied)

Korban tewas dalam baku tembak di Beirut dari pihak Hizbullah bertambah jadi tiga orang

Militer Libanon telah menangkap sembilan orang diduga terlibat dalam penembakan terhadap ratusan demonstran dari kelompok Hizbullah dan Amal.

Seorang anggota Hizbullah membawa RPG (roket peluncur granat) tersungkur setelah ditembak penembak jitu dalam baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Albalad.co/Supplied)

Baku tembak di Beirut tewaskan satu anggota Hizbullah dan tiga anggota Amal

Pemimpin dari partai Kristen memperingatkan perang saudara bisa berulang di Libanon.

Anggota kelompok Syiah Amal saat baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Screencapture YouTube/@Albaladco)

Baku tembak di Beirut, enam orang tewas dan 60 lainnya luka

Baku tembak antara dua kelompok Syiah, Hizbullah dan Amal, dengan kelompok Kristen.

Kanan ke kiri: Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Syekh Naim Qasim, Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah, dan Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad an-Nakhalah. (TW)

Dua milisi Sunni dan Syiah di pelantikan Raisi

Iran tidak alergi bersekutu dengan milisi berbeda paham dalam Islam. Iran merupakan pusat Syiah dunia tidak sungkan-sungkan membantu Hamas dan Jihad Islam





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR