kabar

Milisi Syiah asal Yaman kirim perwakilan ke pelantikan presiden Iran

Delegasi Al-Hutiyun itu dipimpin oleh juru bicaranya Muhammad Abdussalam.

06 Agustus 2021 10:51

Milisi Syiah asal Yaman, Al-Hutiyun atau Ansarallah, juga mengirim delegasi ke acara pelantikan Presiden Iran Ibrahim Raisi kemarin di Ibu Kota Teheran, seperti dilansir stasiun televisi Al-Masirah.

Delegasi Al-Hutiyun itu dipimpin oleh juru bicaranya Muhammad Abdussalam. Seperti pemimpin dari tiga milisi sokongan Iran lainnya - Hamas, Jihad Islam, dan Hizbullah - Abdussalam juga duduk di deretan kursi paling depan dalam pelantikan Raisi dilangsungkan di gedung parlemen Iran itu. 

Namun Abdussalam tidak duduk berjejeran dengan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah, Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad an-Nakhalah, dan Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Syekh Naim Qasim. 

Dia duduk diselingi satu orang bersorban hitam di sebelah kanan Ziyad. Sedangkan Haniyah diapit Ziyad di sisi kanan dan Syekh Naim di sebelah kiri. 

Sehqri sebelum pelantikan atau Rabu lalu, Abdussalam mengadakan pembicaraan dengan Presiden Raisi. 

 

Kanan ke kiri: Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Syekh Naim Qasim, Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah, dan Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad an-Nakhalah. (TW)

Pemimpin dari tiga milisi anti-Israel hadiri pelantikan presiden Iran

Mereka duduk berjejeran dalam acara dilangsungkan di gedung parlemen itu. Haniyah diapit oleh Ziyad di sebelah kanan dan Syekh Naim di sisi kirinya. 

Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Syekh Naim Qasim (kiri) dan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co/Twitter)

Pemimpin Hamas dan wakil pemimpin Hizbullah hadiri pelantikan presiden Iran

Hamas dan Hizbullah adalah dua milisi anti-Israel sokongan Iran.

Sebuah poster mengajak para pemilih menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan presiden digelar pada 18 Juni 2021, dipasang di tepi jalan di Ibu Kota Teheran, Iran. (Iran International)

Segelap masa lalu presiden baru Iran

Hasil ini seolah pesan Raisi bakal menggantikan Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran selanjutnya.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan Ibrahim Raisi, baru menang pemilihan presiden Iran digelar pada 18 Juni 2021. (Twitter)

Seruan boikot oleh Ahmadinejad sukses, jumlah pemilih Iran tidak sampai 50 persen

"Siapapun menang dalam pemilihan presiden ini nantinya akan mengatakan dia tidak dapat memperbaiki persoalan ekonomi karena campur tangan orang-orang berpengaruh," kata warga Teheran bernama Ali Husaini.





comments powered by Disqus