kabar

Taliban: Tidak ada orang Indonesia bergabung dengan kami

Zabihullah menambahkan terdapat sekitar 120 ribu pejuang Taliban dan semuanya warga Afghanistan. 

08 Agustus 2021 08:20

Taliban menegaskan tidak ada satu pun warga negara asing bergabung dengan mereka dalam perang saudara sedang berkecamuk di Afghanistan. 

"Tidak ada satu pun orang asing bergabung ke kami," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menjawab pertanyaan Albalad.co melalui pesan WhatsApp semalam. "Tidak ada orang Indonesia atau dari negara-negara Arab."

Zabihullah menambahkan terdapat sekitar 120 ribu pejuang Taliban dan semuanya warga Afghanistan. 

Perang antara Taliban menghadapi pasukan pemerintah makin sengit setelah pasukan koalisi internasional dipimpin Amerika Serikat mulai memulangkan pasukannya dari Afghanistan pada sejak 1 Mei lalu. Negara adikuasa itu menyebutkan proses penarikan pasukan bakal rampung akhir bulan ini. 

Dalam wawancara khusus sebelumnya dengan Albalad.co, juru bicara Taliban di Ibu Kota Doha, Qatar, Suhail Syahin menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan pasukan negara asing atau milisi apa saja bercokol di Afghanistan. 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus