kabar

Taliban umumkan amnesti bagi semua orang pemerintahan Afghanistan

"Semua orang pernah bekerja untuk pemerintah baik di sektor militer atau sipil, tidak akan mendapat balasan dendam dari kami."

15 Agustus 2021 18:58

Taliban hari ini mengumumkan amnesti bagi semua orang bekerja di pemerintahan Afghanistan saat ini mulai dari level tertinggi hingga terendah, sipil atah militer. 

Artinya, Taliban tidak akan memproses hukum atau balas dendam terhadap Presiden Asyraf Ghani, srmua anggota kabinet, pejabat militer, dan pejabat sipil. 

"Kami tegaskan sekali lagi, kami tidak akan menuntut balas kepada siapa pun," kata pimpinan pusat Taliban melalui keterangan tertulis diterima Albalad.co hari ini. "Semua orang pernah bekerja untuk pemerintah baik di sektor militer atau sipil, tidak akan mendapat balasan dendam dari kami."

Karena itu, Taliban mendesak semua elite, tentara, dan pegawai pemerintah tidak lari dari Afghanistan. Taliban juga menyerukan mereka sudah kabur ke negara lain untuk kembali. 

Banyak tentara dan sejumlah petinggi Afghanistan kabur ke negara tetangga seperti Iran, Tajikistan, dan Uzbekistan. 

Wakil Presiden Amrullah Saleh sudah mencari perlindungan ke Tajikistan. Eks Wakil Presiden Abdurrasyid Dustum dan mantan Gubernur Provinsi Balkh ke Uzbekistan. 

 

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar saat berada di Kota Kandahar membantah berita bohong menyebutkan dirinya luka atau tewas karena berkonflik dengan kelompok Haqqani di Ibu Kota Kabul. (Albalad.co/Supplied)

Dua pentolan Taliban pro-Iran akhirnya masuk pemerintahan baru Afghanistan

Hasan Ghiasi, beretnis Hazara, dipilih menjadi Wakil Menteri Kesehatan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR