kabar

Taliban kemungkinan umumkan pemerintahan baru Afghanistan besok

Mullah Baradar tiba di Kandahar dari Doha kemarin.

18 Agustus 2021 08:32

Taliban, telah mengambil alih kekuasaan di Afghanistan sejak Ahad pekan lalu, kemungkinan mengumumkan pemerintahan baru besok.

Ketika ditanya Albalad.co melalui telepon WhatsApp kemarin, juru bicara Taliban Suhail Syahin belum mau mengungkapkan apakah pemerintahan itu akan berbentuk seperti parlementer, di mana pemimpin tertinggi Taliban Mullah Hibatullah Akhundzadah menjadi kepala negara dan Wakil Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar sebagai perdana menteri.

Syahin juga belum bisa mengomentari pemerintahan baru di bawah kendali Taliban nantinya bakal mirip Iran, di mana Akhundzadah sebagai kepala negara menjadi pemegang keputusan terakhir dan Baradar menjadi presiden mengelola pemerintahan.

Namun dia mengisyaratkan Baradar bakal memegang roda pemerintahan. "Dia memang cocok," ujarnya singkat.

Syahin sekali menegaskan pemerintahan Afghanistan di bawah Taliban akan menjadi pemerinatah inklusif, menghormati prinsip hak asani manusia, serta menjamin hak semua warga negara termasuk perempuan dan kelompok minoritas.

Baradar bersama pimpinan Taliban lainnya - selama ini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar - untuk menjalanan fungsi diplomasi dan perundingan - kemarin tiba di Kandahar, Afghanistan. Rombongan Baradar ini datang dengan menggunakan pesawat milik Angkatan Udara Qatar. 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus