kabar

Juru bicara Taliban merasa tertipu diwawancarai oleh wartawan Israel menyamar

Roi Kais tidak memberitahu kalau dia presenter televisi Israel.

18 Agustus 2021 20:23

Juru bicara Taliban Suhail Syahin merasa tertipu setelah wartawan dari sebuah Israel kemarin berhasil mewawancarai dirinya melalui telepon. 

Pewawancaranya adalah Roi Kais, presenter dari stasiun televisi milik pemerintah Kan News. Dia tidak memperkenalkan dirinya sebagai media dari negara Zionis itu. 

"Saya melayani banyak wawancara setiap hari setelah banyak provinsi dan Kabul akhirnya jatuh ke Emirat Islam Afghanistan (nama resmi Afghanistan versi Taliban). Beberapa orang mungkin menyamar tapi saya tidak pernah melakukan wawancara dengan orang mengaku dari sebuah media Israel," kata Syahin kepada Albalad.co melalui WhatsApp malam ini. 

Dalam wawancara singkat itu, Kais menanyakan soal  jaminan keamanan akan diberikan Taliban terhadap kelompok agama minoritas di Afghanistan. 

Roi sudah tiga hari memburu Albalad.co untuk mendapatkan akses ke Syahin. Bahkan sampai berani membayar untuk itu namun tetap ditolak.

 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus