kabar

UEA tampung eks Presiden Afghanistan dan keluarganya

UEA tetap ingin menjalin hubungan dengan Afghanistan di bawah kendali Taliban.

18 Agustus 2021 22:11

Uni Emirat Arab sekarang menjadi tempat tinggal bagi mantan Presiden Afghanistan Asyraf Ghani kabur setelah Taliban menguasai Afghanistan Ahad pekan lalu. 

"Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (UEA) memang telah menyambut kehadiran Presiden Asyraf Ghani dan keluarganya di negara ini dengan alasan kemanusiaan," kata Kementerian Luar Negeri UEA melalui keterangan tertulis dilansir kantor berita resmi WAM hari ini. 

Ghani kabur dari Afghanistan dan menolak tawaran dialog untuk pemindahan kekuasaan secara damai. 

Meski menampung Ghani, UEA membuka peluang untuk tetap menjalin hubungan resmi dengan Afghanistan di bawah kendali Taliban. "Kami berharap pembukaan babak baru dari penderitaan menjadi perdamaian dan kesejahteraan bagi semua rakyat Afghanistan," kata Anwar Gargasy, penasihat diplomatik untuk Presiden UEA Syekh Khalifah bin Zayid an-Nahyan. 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus