kabar

Taliban izinkan delapan eks pejabat Afghanistan lari ke Turki

Bahkan salah satu mantan pejabat Afghanistan itu terbang ke Turki membawa televisi layar datar merek Samsung ukuran 43 inchi. 

19 Agustus 2021 21:07

Penguasa baru di Afghanistan, Taliban, telah mengizinkan delapan mantan pejabat negara itu ingin lari menuju Turki.

Padahal ketika menguasai Ibu Kota Kabul Ahad pekan lalu, Taliban mengumumkan amnesti bagi semua orang pernah bekerja untuk pemerintah Afghanistan, sipil atau militer. Pengampunan juga diberikan untuk warga Afghanistan pernah bekerja buat pasukan asing. 

Berdasarkan informasi dihimpun oleh Albalad.co, kedelapan eks pejabat Afghanistan itu adalah Sarwar Danisy (mantan Wakil Presiden Afghanistan), Muhammad Hanif Atmar (eks Menteri Dalam Negeri), Dawud Ali Najafi (bekas Menteri Transportasi dan Penerbangan Sipil). 

Kemudian Basyir Ahmad Tahyanj (mantan Menteri Tenaga Kerja, Sosial, Syuhada, dan Penyandang Disabilitas), Abdussalam Rahimi (eks Utusan Khusus Presiden untuk Perdamaian), Rangin Dadfar Spanta (bekas Penasihat Keamanan Nasional), Martin Bek (mantan anggota tim perunding Afghanistan), dan Syah Zaman Maiwandi (eks Direktur Jenderal Badan Perlindungan Lingkungan Nasional).

Bahkan salah satu mantan pejabat Afghanistan itu terbang ke Turki membawa televisi layar datar merek Samsung ukuran 43 inchi. 

Kedelapan eks petinggi Afghanistan itu sempat menunggu selama tiga jam di Bandar Udara Kabul sebelum akhirnya dipersilakan terbang ke Turki. 

Taliban sebelumnya membolehkan mantan panglima mujahidin asal Kota Herat , Imran Khan, meninggalkan Afghanistan menuju negara tetangga Iran. 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus