kabar

Taliban izinkan kaum Syiah rayakan Hari Asyura

Pemimpin Taliban Mullah Hibatullah Akhundzadah hari ini memerintahkan semua tahanan politik di seluruh penjara di Afghanistan dibebaskan. 

19 Agustus 2021 21:36

Taliban, penguasa baru di Afghanistan, mengizinkan kaum Syiah di negara Asia Tengah itu merayakan Hari Asyura (peringatan wafatnya Imam Husain bin Ali, cucu dari Rasulullah) dilakoni hari ini. 

Suasana peryaan Asyura di Ibu Kota Kabul berjalan aman dan damai dengan pengawalan pasukan keamanan Taliban. 

Kepada Albalad.co sebelumnya, juru bicara Taliban Muhammad Suhail Syahin menegaskan pihaknya menjamin kebebasan beragama semua warga negara Afghanistan termasuk kelompok minoritas seperti Sikh dan Hindu. 

Berbeda dengan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah menghalalkan darah penganut Syiah karena dituding sesat, menurut Syahin, Taliban menganggap Syiah bagian dari Islam. 

Perayaan Asyura oleh kaum Syiah di Mazari Syarif, Herat, dan Nili juga berlangsung lancar tanpa gangguan. 

Pemimpin Taliban Mullah Hibatullah Akhundzadah hari ini memerintahkan semua tahanan politik di seluruh penjara di Afghanistan dibebaskan. 

 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus