kabar

Menerka sistem pemerintahan Taliban

Bukan hal aneh kalau akhirnya Taliban mengumumkan bentuk negara Afghanistan saat ini adalah Emirat Islam Afghanistan, sebuah keemiran atau kerajaan.

21 Agustus 2021 08:31

Taliban telah menjadi penguasa baru di Afghanistan sejak Ahad pekan lalu, namun sampai sekarang belum ada pemerintahan dibentuk. Tapi juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid Kamis lalu menyatakan nama resmi Afghanistan di bawah kendali Taliban adalah Emirat Islam Afghanistan.

Ini berarti bentuk negara Afghanistan di bawah Taliban seperti Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab, dikepalai oleh seorang emir. Emirat juga berarti kerajaan. Artinya Afghanistan dalam kepemimpinan Taliban tidak berbeda dengan Arab Saudi dan Oman.

Apalagi Afghanistan dulunya memang kerajaan. Raja terakhir mereka adalah Zahir Syah, berkuasa sejak 1933 hingga 1973. Jadi bukan hal aneh kalau akhirnya Taliban mengumumkan bentuk negara Afghanistan saat ini adalah Emirat Islam Afghanistan, sebuah keemiran atau kerajaan.

Kalau bentuk Afghanistan sekarang adalah emirat atau kerajaan, berarti ada kemungkinan sistem pemerintahannya mengikuti Iran atau Saudi.

Pemimpin Taliban Hibatullah Akhundzadah bakal menjadi emir, raja, atau pemimpin tertinggi dan merupakan pembuat keputusan akhir dalam hal politik, militer, ekonomi, dan agama.

Kalau mencontek Iran, maka di bawah Akhundzadah akan ada presiden. Abdul Ghani Baradar, merupakan wakil pemimpin Taliban urusan politik sekaligus kepala Biro Politik Taliban berkantor di Doha, sangat mungkin menjadi presiden. Baradar, dibebaskan oleh Pakistan atas perintah Amerika pada 2018, menjadi wajah diplomasi Taliban di dunia internasional.

Jika mencontoh Arab Saudi, di bawah Akhundzadah sebagai emir atau raja, bakal ada putera mahkota. Calonnya ada dua: lagi-lagi Baradar karena dia termasuk pendiri Taliban dan Muhammad Yakub, putra dari mendiang pendiri sekaligus pemimpin pertama Taliban Mullah Umar.

Tapi kemungkinan besar Baradar menjadi putera mahkota lantaran dia lebih senior ketimbang Yakub. Apalagi tinggal Baradar satu-satunya pendiri Taliban masih hidup.

Apapun jabatan nanti bakal diemban Baradar dalam pemerintahan baru Afghanistan nantinya, dia akan mengelola negara di semua bidang. Tentu dia bakal dibantu oleh wakil presiden dan kabinet.

Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban juga bisa memiliki semacam lembaga perwakillan rakyat, seperti Kuwait. Leberadaan institusi seperti itulah akan membuat Afghanistan mengadakan pemilihan umum.

Negara lain tidak bisa memaksa seperti apa bentuk negara dan sistem pemerintahan harus dibuat oleh Taliban di Afghanistan. Karena negara kerajaan otoriter seperti Saudi, UEA, dan Qatar pun dibiarkan saja.

Jangan kaget juga kalau menghina seorang raja bisa ditahan. Sebab aturan semacam ini berlaku pula di Saudi, UEA, Kuwait, dan Qatar.

Tapi Taliban sudah berkomitmen akan menciptakan pemerintahan inklusif, menghormati prinsip hak asasi manusia, menghargai hak-hak warga negara, termasuk kaum minoritas, serta menjamin kebebasan berekspresi. Poin terakhir ini tidak ada di negara kerajaan di Timur Tengah.

Apapun bentuk dan sistem pemerintahan, semua bergantung pada pemimpin. Kalau pemimpinnya bermoral dan berkualitas, negara kerajaan bisa lebih sejahtera dan maju dibanding negara demokrasi.

Dunia kini menunggu seperti apa pemerintahan akan dibentuk Taliban di Afghanistan.

Namanya juga menerka. Kalau benar, itu kebetulan. Jika salah, wajar saja.

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Bin Zayid undang perdana menteri Israel untuk berkunjung ke UEA

Undangan berkunjung bagi Bennett itu disampaikan dua pekan jelang lawatan Presiden Joko Widodo ke UEA, dijadwalkan datang pada 3-4 November. 

20 Oktober 2021

TERSOHOR