kabar

Satu-satunya orang Yahudi di Afghanistan menolak dievakuasi

Simantov menjadi satu-satunya orang Yahudi bermukim di Afghanistan setelah teman serumahnya, Yitzhak Levy,  meninggal pada 2005. 

24 Agustus 2021 20:35

Dua hari setelah Taliban menjadi penguasa baru di Afghanistan, tim evakuasi dari Moti Kahana, filantropis Yahudi tinggal di Kota New York, Amerika Serikat, tiba di kediaman Zebulon Simantov di Jalan Bunga, Ibu Kota Kabul, Afghanistan. 

Simantov, 62 tahun, adalah satu-satunya orang Yahudi masih tersisa di negara Asia Tengah itu. Dia tinggal di dalam rumah sekaligus sinagoge. 

Menurut sejumlah laporan media sebelumnya, Simantov tadinya menetap di Kota Herat. Dia dulu memiliki sebuah restoran dan menjual karpet. 

Moti Kahana, pemilik sebuah perusahaan keamanan swasta bercerita Simantov sudah setuju untuk dikeluarkan dari Afghanistan dan pindah ke Israel. Dia lantas berkemas. Tapi tiba-tiba dia meminta uang US$ 50 ribu sebagai syarat untuk dievakuasi. "Saya tidak membayar orang untuk menyelamatkan nyawa mereka sendiri," katanya kepada New York Post.

Istri dari Simantov dan putri-putrinya sudah pindah dari Afghanistan ke Israel pada 1998. 

Simantov menjadi satu-satunya orang Yahudi bermukim di Afghanistan setelah teman serumahnya, Yitzhak Levy,  meninggal pada 2005. 

 

 

 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Zebulon Simantov (kiri), satu-satunya orang Yahudi asal Afghanistan, tiba di Turki pada 17 Oktober 2021. Dia akan terbang ke Israel beberapa hari lagi. (Belaaz)

Orang Yahudi terakhir asal Afghanistan akan terbang ke Israel dari Turki

Simantov bakal terbang dari Turki ke negara Zionis itu menggunakan maskapai Turkish Airlines. 

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 





comments powered by Disqus