kabar

Libanon tetapkan hukuman penjara bagi tiga orang karena jalin kontak dengan Israel

Aturan hukum di Libanon memang melarang warga atau institusi menjalin kontak dengan individu, perusahaan, atau lembaga di Israel. 

25 Agustus 2021 16:49

Pengadilan militer Libanon Senin lalu menjatuhkan hukuman penjara bagi tiga orang karena melakukan kontak dengan Israel, seperti dilansir kantor berita resmi Lebanese News Agency

Namun tidak ada penjelasan apakah ketiga terpidana itu menjalin relasi dengan individu, perusahaan, atau lembaga pemerintah di Israel. 

Ketiga terpidana itu adalah Jamal Ahmad Rifi, dokter asal Libanon bermukim di Australia, divonis sepuluh tahun penjara dalam sidang tanpa kehadiran terdakwa. 

Kemudian hukuman lima tahun penjara diberikan kepada Amin Muhammad Marai Baidun, warga Amerika Serikat berdarah Palestina. Dia dibekuk aparat keamanan Libanon di Bandar Udara Internasional Rafiq Hariri, Ibu Kota Beirut.

Terpidana ketiga adalah Mark Charbel Tarnios, divonis dua tahun penjara. 

Mantan Menteri Kehakiman Libanon Asyraf Rifi menyebut putusan pengadilan militer terhadap saudara kandungnya itu sebagai tindakan otoriter. "Jamal pejuang bagi Palestina dan tidak pernah mengkhianati negaranya," kata Asyraf.

Aturan hukum di Libanon memang melarang warga atau institusi menjalin kontak dengan individu, perusahaan, atau lembaga di Israel. Siapa saja melanggar bakal dikenai hukuman pidana. 

 

Rabbi Yaakov Yisrael Herzog dari Israel berpose di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Dia sedang berkunjung ke negara Kabah itu. (Abu Ali Express)

Rabbi dari Israel pelesiran di Riyadh tanpa rasa takut

Rabbi Yaakov sudah dua kali melawat ke Saudi.

Pesawat ruang angkasa Israel bernama Beresheet akan mendarat di Bulan sebelum jatuh pada 11 April 2019. (YouTube screenshot)

UEA dan Israel sepakat bekerjasama dalam misi antariksa

Kedua negara bakal bekerjasama dalam pengiriman pesawat ruang angkasa ke Bulan.





comments powered by Disqus