kabar

Turki tarik pasukannya dari Afghanistan

Terdapat 500 serdadu Turki selama ini ditugaskan oleh NATO untuk menjaga keamanan di Bandar Udara Hamid Karzai.

26 Agustus 2021 09:28

Kementerian Pertahanan Turki kemarin mengumumkan mulai menarik pasukannya dari Afghanistan. 

"Tentara Turki bakal pulang dengan rasa bangga karena berhasil menyelesaikan tugas diamanahkan kepada mereka," kata Kementerian Pertahanan Turki melalui keterangan tertulis.

Keputusan itu keluar srhari setelah juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam jumpa pers keduanya menegaskan pihaknya tidak akan menerima keberadaan pasukan asing di Afghanistan setelah 31 Agustus. 

Turki tadinya berkukuh ingin mengamankan dan mengelola Bandar Udara Internasional Hamid Karzai di Ibu Kota Kabul setelah semua pasukan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) keluar dari Afghanistan akhir bulan ini. Namun Taliban menolak keinginan Turki itu.

Terdapat 500 serdadu Turki selama ini ditugaskan oleh NATO untuk menjaga keamanan di Bandar Udara Hamid Karzai.

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus