kabar

Taliban: Tidak ada anggota kami menjadi korban bom bunuh diri ISIS

Taliban telah meminta semua warga Kabul masih memegang properti milik pemerintah, seperti beragam barang, kendaraan, senjata dan amunisi harus segera diserahkan kepada pihak keamanan dalam waktu sepekan. 

28 Agustus 2021 11:47

Taliban membantah sejumlah laporan media menyebutkan 28 anggota pasukan keamanannya menjadi korban dalam ledakan bom bunuh diri terjadi Kamis lalu di luar Bandar Udara Internasional Hamid Karzai, Ibu Kota Kabul, Afghanistan.

"Berita itu tidak benar. Pasukan mujahidin (Taliban) tidak ada di tempat terjadinya ledakan," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini. "Lokasi ledakan di bawah kontrol pasukan Amerika (Serikat)."

Dia menambahkan Taliban telah meminta semua warga Kabul masih memegang properti milik pemerintah, seperti beragam barang, kendaraan, senjata dan amunisi harus segera diserahkan kepada pihak keamanan dalam waktu sepekan. 

"Kalau tidak, akan dikenai tindakan hukum jika ketahuan masih mempunyai properti pemerintah," ujar Mujahid. 

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri menewaskan hampir seratus orang dan melukai seratusan lainnya. ISIS mengumumkan pengebom bunuh diri di dekat gerbang Abbey adalah anggota ISKP (Negara Islam Provinsi Khorasan) bernama Abdurrahman al-Lughari. 

ISKP merupakan cabang dari ISIS di Asia Tengah dan Asia Selatan, namun lebih banyak beroperasi di Afghanistan. 

 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Lokasi serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Dikira ISIS, serangan Amerika di Kabul tewaskan sembilan warga sipil

Korban meninggal termasuk enam anak. Mereka semua satu keluarga.

Pasukan Taliban memperketat penjagaan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. (Al-Hijrat)

Taliban: Serangan pesawat nirawak Amerika tewaskan beberapa pengebom bunuh diri ISIS

Biden kemarin sudah memperingatkan ada ancaman serangan ISKP hingga Selasa pekan depan, merupakan tenggat terakhir pemulangan pasukan Amerika dari Afghanistan. 

Kepulan asap terlihat setelah sebuah roket menghantam sebuah rumah di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, 29 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Pesawat nirawak Amerika ledakkan kendaraan berbahan peledak tengah menuju bandar udara Kabul

Dalam insiden terpisah, sebuah roket menghantam satu rumah di Kabul. Kantor berita Asvaka menulis kejadian ini menewaskan dua orang dan melukai tiga orang lainnya. 





comments powered by Disqus