kabar

Imam masjid di Kuwait bikin heboh karena kumandangkan azan memakai celana pendek

Kementerian Wakaf sudah menanyai sang imam dan tidak menemukan  pelanggaran. 

01 September 2021 06:27

Seorang imam masjid di kawasan Ar-Rahab, Ibu Kota Kuwait Ciry, Kuwait, memicu kehebohan setelah rekaman video memperlihatkan dirinya berkaus oblong dan bercelana pendek ketika mengumandangkan azan maghrib beredar di media sosial. 

Lelaki telah menjadi imam masjid di Ar-Rahab selama 30 tahun itu tadinya sedang membersihkan perpustakaan masjid. Karena sudah masuk waktu salat maghrib, dia memutuskan langsung mengumandangkan azan. 

Sebab dia berpikir akan terlambat jika dia pulang untuk berganti pakaian dulu. Sehabis azan, baru sang imam bersalin  pakaian. 

"Tidak ada yang salah dengan apa telah dia lakukan menurut syariat," kata seorang pengguna Twitter.

Tapi yang mengkritik sang imam membalas tidak pantas berpakaian seperti itu ketika masuk ke dalam masjid. 

Kementerian Wakaf sudah menanyai sang imam dan tidak menemukan  pelanggaran. 

 

 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi masih larang perayaan maulid Nabi Muhammad

"Kami merayakan maulid secara tertutup di rumah masing-masing," ujar Dr. Irfan.

Ibu Kota Moroni, Komoro. (Wikipedia)

Israel dalam pembicaraan normalisasi hubungan dengan Komoro

Israel tahun lalu berhasil menggandeng empat negara Arab untuk membina relasi resmi, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan.

Seorang anggota Hizbullah membawa RPG dalam baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Albalad.co/Supplied)

Karena alasan keamanan, Saudi imbau warganya untuk tidak kunjungi Libanon

Sebanyak tujuh orang terbunuh dalam baku tembak di Beirut, Kamis pekan lalu. 





comments powered by Disqus