kabar

Mesir larang buku Al-Ikhwan di perpustakaan semua masjid

Setelah menumbangkan Presiden Muhammad Mursi pada 2013, Presiden Abdil Fattah as-Sisi menetapkan Al-Ikhwan sebagai organisasi teroris. 

02 September 2021 13:07

Kementerian Dakwah Mesir telah meminta semua buku karangan ulama dari kelompok Al-Ikhwan al-Muslimun dan buku-buku berisi ajaran Islam ekstrem disingkirkan dari semua perpustakaan masjid di seantero negara Piramida itu. 

Kementerian Dakwah memberikan waktu dua pekan bagi semua masjid untuk melaksanakan instruksi itu. 

Menteri Dakwah Mesir Muhammad Mukhtar Jumaa menekankan bakal ada hukuman bagi pemgurus masjid menolak perintah ini. Nantinya pengurus dari semua masjid di Mesir diminta menandatangani surat mewajibkan pengurus masjid meminta izin kepada kantor urusan agama setempat sebelum menjadikan sebuah buku sebagai koleksi perpustakaan masjidnya. 

Dia menambahkan Kementerian Dakwah akan membentuk satu komite untuk menilai literatur dan kitab berada di semua perpustakaan masjid. Komite ini juga bakal menyeleksi buku, majalah, atau kitab apa saja dibolehkan menjadi koleksi perpustakaan masjid. 

Kebijakan ini untuk melawan penyebaran paham Islam ekstrem.

Setelah menumbangkan Presiden Muhammad Mursi pada 2013, Presiden Abdil Fattah as-Sisi menetapkan Al-Ikhwan sebagai organisasi teroris. 

 

 

Mufti Agung Mesir Syekh Syauqi Ibrahim Abdul Karim Allam. (Dar al-Ifta)

Mufti agung Mesir kembali bilang bergabung dengan Al-Ikhwan al-Muslimun haram

Dewan Ulama Senior Arab Saudi Pada November tahun lalu juga menyatakan Al-Ikhwan sebagai kelompok teroris.

Salat Jumat di sebuah masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi pecat lebih dari seratus imam dan penceramah karena tolak kecam Al-Ikhwan dalam khotbah Jumat

Dewan Fatwa Al-Azhar di Kairo pekan lalu menetapkan Al-Ikhwan al-Muslimun merupakan organisasi teroris. Siapa saja diharamkan untuk bergabung ke kelompok ini.

Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz bin Abdullah asy-Syekh. (Arab News)

Saudi pecat imam masjid dan dai tidak bacakan keputusan soal Al-Ikhwan organisasi teroris

Saudi akan buru imam dan dai bersimpati pada kelompok Al-Ikhwan.

Mufti Agung sekaligus Ketua Dewan Ulama Senior Arab Saudi Syekh Abdul Aziz asy-Syekh duduk di sebelah ulama senior dari kelompok Al-Ikhwan al-Muslimun, Syekh Yusuf al-Qardawi. (Twitter)

Dewan Ulama Senior Saudi tetapkan Al-Ikhwan organisasi teroris

Al-Ikhwan pernah berkuasa di Mesir setelah menang pemilihan umum pada 2012, setahun setelah revolusi berhasil menggulingkan Presiden Husni Mubarak.





comments powered by Disqus