kabar

Pebisnis Israel berhasil selamatkan satu-satunya orang Yahudi dari Afghanistan

Simantov tidak masalah dengan Taliban. Dia merasa takut terhadap ISKP dan Al-Qaidah.

08 September 2021 11:36

Zebulon Simantov merupakan sosok terkenal karena dia satu-satunya orang Yahudi masih hidup di Afghanistan. Sopir taksi di Ibu Kota Kabul tahu betukl posisi rumah sekaligus sinagoge tempat tinggal lelaki 62 tahun tu. Wartawan kerap datang untuk mewawancarai Simantov, tinggal di Jalan Bunga.

Setelah bulan lalu menolak dievakuasi, Simantov akhir pekan lalu akhirnya keluar dari Afghanistan menuju negara tetangga tidak disebut namanya, setelah menempuh perjalanan lima hari, seperti dilansir stasiun televisi Kan dari Israel. Namun tidak ada penjelasan bagaimana dan dari wilayah mana Simantov meninggalkan Afghanistan.

Dari pantauan Albalad.co, Simantov terakhir kali aktif di WhatsApp pada Ahad pukul 18:00 sore (jam 20:25 waktu Jakarta). Albalad.co pernah mencoba mewawancarai dia tapi gagal lantaran dia meminta bayaran US$ 700.

Proses evakuasi itu dilakukan oleh perusahaan keamanan swasta milik Moti Kahana, pebisnis Israel juga menjadi warga negara Amerika Serikat dan tinggal di New Jersey. Operasi penyelamatan ini dibiayai oleh Moshe Margaretten, pengusaha Yahudi uktra-Orthodoks asal Amerika.

Simantov tidak sendirian. Ada 30 perempuan dan anak Afghanistan juga ikut dievakuasi menggunakan sebuah bus.

afghanstan5-640x400

Simantov memilih ingin pergi ke Amerika ketimbang bertemu istri dan anak-anaknya sudah lama menetap di israel.

Moti Kahana menekankan Simantov sebenarnya aman saja tinggal di Afghanistan kini dikuasai Taliban. "Persoalannya bukan Taliban, tapi ISKP (Negara Islam Provinsi Khorasan) dan Al-Qaidah," kata Kahana. "Dia takut dengan dua milisi itu."

 

Rabbi Yaakov Yisrael Herzog dari Israel berpose di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Dia sedang berkunjung ke negara Kabah itu. (Abu Ali Express)

Rabbi dari Israel pelesiran di Riyadh tanpa rasa takut

Rabbi Yaakov sudah dua kali melawat ke Saudi.

Pesawat ruang angkasa Israel bernama Beresheet akan mendarat di Bulan sebelum jatuh pada 11 April 2019. (YouTube screenshot)

UEA dan Israel sepakat bekerjasama dalam misi antariksa

Kedua negara bakal bekerjasama dalam pengiriman pesawat ruang angkasa ke Bulan.





comments powered by Disqus