kabar

Keluwesan diplomasi Qatar

Keluwesan dalam berdiplomasi membikin Qatar menjadi negara dapat diandalkan sebagai mediator dalam berbagai konflik di Timur Tengah.

10 September 2021 18:45

Mungil tapi supertajir. Ditambah pemimpin visioner sejak Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani, emir sebelumnya, Qatar telah menjelma menjadi pemain kunci dalam beragam konflik di Timur Tengah. Bahkan hingga Afghanistan.

Di pekan pertama setelah Taliban menjadi penguasa baru Afghanistan, konvoi sejumlah bus membawa sekitar 250 pelajar dan guru perempuan mengikuti mobil ditumpangi Duta Besar Qatar untuk Afghanistan Said bin Mubarak al-Qahtani menuju Bandar Udara Internasional Hamid Karzai di Ibu Kota Kabul. Mereka semua diterbangkan dengan pesawat Qatar Airways dan mendarat selamat di Ibu Kota Doha, Qatar.

Pada pekan sama, Qatar menerbangkan puluhan ribu pencari suaka asal Afghanistan. Al-Qahtani dan stafnya menemani langsung perjalanan mereka ke bandar udara. Hingga penarikan pasukan Amerika Serikat rampung pada 31 Agustus lalu, Qatar sudah menampung sekitar 55 ribu warga Afghanistan dan sebagian besar ingin pindah menetap ke negara lain, seperti dilansir Haaretz.

Qatar sudah dua dasawarsa menjalin relasi dengan Taliban. Amerika juga merestui Taliban membuka kantor Biro Politik di Doha ketimbang menerima tawaran serupa dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Dua negara ini bersama Pakistan mengakui pemerintahan pertama Taliban pada 1996-2001.

Taliban akhirnya membuka kantor Biro Politik di Doha pada 2013 dan lima tahun kemudian mulai berunding dengan Amerika atas perantara Qatar. Pada Februari tahun lalu, dicapai kesepakatan Amerika akan memulangkan pasukannya dari Afghanistan setelah dua dekade berperang di negara Asia Tengah itu.

Qatar juga menjadi tempat pangkalan terbesar Amerika di Timur Tengah. Meski bersekutu dengan negara adikuasa itu, Qatar tetap membina hubungan baik dengan Al-Ikhwan al-Muslimun dan Hamas, dua organisasi dicap teroris oleh Arab Saudi.

Doha menjadi lokasi kantor Biro Politik Hamas setelah mereka diusir dari Suriah pada 2012. Di kota ini pula, salah satu toko Al-Ikhwan al-Muslimun Syekh Yusuf Qardhawi menetap karena dilarang pulang ke Mesir.

Atas izin Israel, Qatar pula membantu seratus ribu keluarga miskin Palestina di Jalur Gaza dengan bantuan tunai US$ 100 per bulan. Negeri pengekspor gas alam terbesar sejagat ini pula menanggung gaji semua pegawai dan tentara Hamas, serta membantu pembangunan kembali Gaza setelah luluh lantak oleh gempuran Israel.

Keteguhan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani membuat empat negara Arab - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir - menyerah terhadap blokade mereka lakoni terhadap negara tetangga itu sejak awal Juni 2017. Atas mediasi Amerika, hubungan diplomatik keempat negara Arab itu dengan Qatar stersambung lagi awal Januari tahun ini. 

Tahun depan Qatar bakal mencetak sejarah: negara berpenduduk mayoritas muslim pertama menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA.

Kehadiran stasiun televisi pemerintah Al-Jazeera kian membikin nama Qatar berkibar di kalangan negara-negara muslim di dunia. Keluwesan dalam berdiplomasi membikin Qatar menjadi negara dapat diandalkan sebagai mediator dalam berbagai konflik di Timur Tengah.

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus