kabar

Indonesia minta Saudi cabut larangan berkunjung bagi warga Indonesia

Saudi juga belum membolehkan warga Indonesia berumrah.

22 September 2021 08:05

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta kepada pemerintah Arab Saudi untuk mencabut larangan berkunjung bagi warga Indonesia.

Hal ini dia sampaikan dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan kemarin waktu setempat di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York, Amerika Serikat. 

Kepada Pangeran Faisal, Retno menyampaikan data mengenai situasi pandemi Covid-19 di Indonesia sudah sangat menurun. "Mengharapkan kiranya data-data tersebut dapat digunakan oleh otoritas Arab Saudi dalam meninjau kembali kebijakan terkait vaksin, umrah, dan lain-lain," kata Retno dalam jumpa secara virtual dari New York pagi ini. 

Indonesia masih tergabung dalam daftar sepuluh negara yang warganya dilarang untuk melawat ke Saudi. Larangan untuk warga Indonesia ini berlaku sejak 3 Februari lalu dan waktu itu daftarnya mencakup 20 negara. 

Meski sejak 9 Agustus lalu jamaah umrah dari luar negeri sudah boleh terbang ke Saudi untuk berumrah, namun warga Indonesia masih tidak diizinkan oleh pemerintah negara Kabah itu. 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi masih larang perayaan maulid Nabi Muhammad

"Kami merayakan maulid secara tertutup di rumah masing-masing," ujar Dr. Irfan.

Ibu Kota Moroni, Komoro. (Wikipedia)

Israel dalam pembicaraan normalisasi hubungan dengan Komoro

Israel tahun lalu berhasil menggandeng empat negara Arab untuk membina relasi resmi, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan.

Seorang anggota Hizbullah membawa RPG dalam baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Albalad.co/Supplied)

Karena alasan keamanan, Saudi imbau warganya untuk tidak kunjungi Libanon

Sebanyak tujuh orang terbunuh dalam baku tembak di Beirut, Kamis pekan lalu. 





comments powered by Disqus