kabar

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

24 September 2021 20:09

Dua konglomerat dan satu organisasi kemanusiaan asal Israel bulan lalu ikut mengevakuasi warga Afghanistan setelah Taliban berkuasa lagi, seperti dilansir surat kabar Yediot Ahronot kemarin.

Sylvan Adams dan Aaron Frenkel mendanai organisasi non-pemerintah Israaid untuk mengeluarkan lusinan perempuan Afghanistan dari negara mereka, sehabis Taliban mengambil alih Ibu Kota Kabul pada 15 Agutus. 

Tim evakuasi dari negara Zionis itu menghubungi sejumlah pejabat Kanada agar mau memberikan suaka kepada para perempuan Afghanistan ini. Namun pembicaraan mengenai isu itu tertunda lantaran Kanada sedang dalam persiapan pemilihan umum digelar pekan ini. 

Israaid kemudian menghubungi Menteri Kehakiman Israel Ayelet Shaked agar mau memberikan suaka sementara bagi para pengungsi wanita Afghanistan itu, tapi Shaked menolak. 

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Selain itu, dua pebisnis Amerika Serikat berdarah Yahudi, Moti Kahana dan Rabbi Moshe Margaretten, juga mengevakuasi satu-satunya orang Yahudi hidup di Afghanistan, Zebulon Simantov, dan 30 warga setempat keluar dari negeri itu melalui Pakistan. 

"Zebulon sudah berhasil diselamatkan dari Afghanistan," kata Kahana kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp awal bulan ini.

Taliban, sudah membentuk pemerintahan pada 7 September, menyerukan kepada warga Afghanistan telah lari keluar negeri untuk pulang. 

Pemerintahan baru Afghanistan ini dipimpin oleh Perdana Menteri Mullah Hasan Akhund. Dia didampingi oleh dua wakilnya: Mullah Abdul Ghani Baradar dan Abdussalam Hanafi. 

 

 

 

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar saat berada di Kota Kandahar membantah berita bohong menyebutkan dirinya luka atau tewas karena berkonflik dengan kelompok Haqqani di Ibu Kota Kabul. (Albalad.co/Supplied)

Dua pentolan Taliban pro-Iran akhirnya masuk pemerintahan baru Afghanistan

Hasan Ghiasi, beretnis Hazara, dipilih menjadi Wakil Menteri Kesehatan.

Wakil Pemimpin Taliban Urusan Politik Mullah Abdul Ghani Baradar ketika bertamu ke kediaman resmi Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla di Jakarta, Juli 2019. (Dokumentasi Albalad.co)

Mantan kepala intelijen Saudi bertemu dua pejabat Taliban

Relasi kedua pihak putus setelah Taliban menolak mengekstradisi pendiri jaringan Al-Qaidah Usamah Bin Ladin merupakan warga Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR