kabar

Satu negara Arab lagi siap buka hubungan diplomatik dengan Israel

Oman diyakini bakal menjalin relasi resmi dengan negara Zionis itu.

07 Oktober 2021 22:13

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid Selasa lalu mengungkapkan negaranya sedang dalam pembicaraan dengan beberapa negara Arab untuk membina hubungan diplomatik.

Dia membocorkan proses normalisasi itu saat berpidato dalam konferensi tahunan Federasi Yahudi Amerika Utara. "Saya tidak akan menyebut nama-nama negara Arab itu karena akan mengganggu prosesnya," kata Lapid.

Menurut Lapid, proses normalisasi itu dibantu pula oleh Amerika Serikat dan tiga negara Arab sudah membuka relasi resmi dengan negara Zionis itu tahun lalu, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko.

Namun dia mengklaim proses normalisasi dengan negara-negara Timur Tengah lainnya ini tidak berarti Israel melupakan isu Palestina.

Kepala Divisi Timur Tengah dan Proses Perdamaian Kementerian Luar Negeri Israel Eliav Benjamin mengisyaratkan negara Arab siap membina hubungan diplomatik dengan Israel itu adalah Oman. "Dengan Oman, kami sedang memiliki kerjasama dan beberapa rencana," ujarnya.

Oman dan Israel pernah menjalin hubungan resmi setelah Perjanjian oslo pada 1993. Namun ikatan ini diputus setelah pecah Intifadah Kedua pada 2000.

 

 

Rabbi Yaakov Yisrael Herzog dari Israel berpose di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. Dia sedang berkunjung ke negara Kabah itu. (Abu Ali Express)

Rabbi dari Israel pelesiran di Riyadh tanpa rasa takut

Rabbi Yaakov sudah dua kali melawat ke Saudi.

Putera Mahkota Bahrain Syekh Salman bin Hamad al-Khalifah menerima kunjungan Menteri Luar Israel Yair Lapid di istananya di Ibu Kota Manama, 30 September 2021.  (Shlomi Amsallem/GPO)

Putera mahkota Bahrain terima lawatan menteri luar negeri Israel

Lapid hari ini dijadwalkan meresmikan Kedutaan Besar Israel di Manama. 

Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burithah (kanan) mengadakan jumpa pers bersama tamunya, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, di Ibu Kota Rabat, 11 Agustus 2021. (Shlomi Amsalem/GPO)

Lapid diam-diam bertemu Raja Abdullah di Amman

Yordania memang mengandalkan pasokan air dari negara Zionis itu. 





comments powered by Disqus